Jokowi Promosikan Bipang Ambawang untuk Lebaran, Kiai Maman Protes Keras

Ucapan tersebut rupanya menuai kontroversi karena Bipang Ambawang adalah babi panggang. Hal ini lantaran mudik identik dengan umat Islam, sedangkan memakan babi adalah haram.

Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 08 Mei 2021 | 16:50 WIB
Jokowi Promosikan Bipang Ambawang untuk Lebaran, Kiai Maman Protes Keras
Anggota DPR Maman Imanulhaq Faqih [dokumentasi]

Bipang Ambawang adalah babi kampung muda berusia 3 sampai 5 bulan yang dipanggang. Babi panggang ini memiliki kulit yang garing, lemak yang tipis dan daging yang lembut.

Bipang Ambawang dipanggang dengan arang yang membara. Sebelum dipanggang, berat babi per ekor berkisar 10 sampai 20 kilogram.

Bumbu yang digunakan pun spesial karena diracik khusus oleh Bipang Ambawang. Kuliner ini cukup terkenal di Kalimantan khususnya Pontianak sehingga selalu ramai dikunjungi pembeli.

Seperti yang dikatakan presiden Joko Widodo, Bipang Ambawang ini dapat dipesan secara daring. Bipang Ambawang ini dapat dikirim ke seluruh kota di Indonesia melalui jasa ekspedisi.

Baca Juga:Presiden Jokowi Sarankan Bipang Ambawang untuk Oleh-Oleh, Begini Wujudnya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak