Keluarga Korban Tewas Tersambar Petir Terima Santunan

membantu masyarakat yang terkena musibah sudah menjadi suatu kewajiban bagi pemerintah.

Suhardiman
Minggu, 13 Juni 2021 | 15:22 WIB
Keluarga Korban Tewas Tersambar Petir Terima Santunan
Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf memyerahkan bantuan kepada keluarga korban tewas tersambar petir. [Ayotasik.com]

SuaraJabar.id - Pemkot Tasikmalaya memberikan santunan kepada keluarga dua siswa SMP yang meningal dunia tersambar petir saat latihan sepak bola di lapangan Gunung Kialir, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Jumat 11 Juni 2021.

Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf datang dan menyerahkan santunan kepada keluarga korban, Minggu (13/6/2021).

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban yang tersambar petir saat sedang latihan sepak bola. Mudah-mudahan kelurga bisa menerima musibah ini dengan ikhlas dan sabar," katanya, dilansir dari ayotasik.com--jaringan suara.com.

"Kita memberikan santunan sekadarnya dari pemerintah, ada beras dan uang. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban dan dimanfaatkan oleh keluarga korban," tambahnya.

Baca Juga:Beda Dari yang Lain, PPDB Bekasi Siapkan Jalur Penghafal Alquran

Ia mengaku, membantu masyarakat yang terkena musibah sudah menjadi suatu kewajiban bagi pemerintah. Bantuan yang diberikan hanya bersifat stimulan dan diharapkan bisa membantu meringankan beban dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah ketika ada masyarakat yang terkena musibah meskipun sifatnya stimulan. Itu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat," kata dia.

Diberitakan, dua siswa SMP berinisal MZ (15) dan MR (14) warga Kecamatan Cihideung dan Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, meninggal setelah tersambar petir saat latihan sepak bola.

Ke-2 korban meninggal di lokasi kejadian sesuai tersambar petir sekira pukul 16.00 WIB saat turun hujan. Menurut saksi di lokasi kejadian, Lili mengatakan, saat kejadian hujan tidak terlalu besar dan cuma sebentar.

"Pas turun hujan langsung ada petir. Yang kena petir 2 orang. Langsung meninggal dua-duanya di lokasi," ujar Lili.

Baca Juga:Pasien Covid-19 Membludak, Pemerintah Buka Tower 8 Wisma Atlet untuk Pasien OTG

Ia menuturkan, ke-2 korban sedang latihan sepak bola bersama teman-temannya dan langsung terjatuh setelah tersambar petir.

Pelatih sekolah sepak bola (SSB) Putra Junior, Nanang Mulyana mengatakan, kegiatan sepak bola yang diikuti oleh anak asuhnya merupakan latihan rutin.

"Latihan rutin saja. Tadi hujan sebentar. Pas turun hujan langsung kejadian," ujar Nanang, Jumat, 11 Juni 2021.

Biasanya saat latihan jika sudah turun gerimis juga sudah istirahat. Namun, saat turun hujan langsung ada petir dan berlangsung sangat singkat.

Korban terjatuh dan hilang kesadaran dan tidak ada respons. Korban langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal.

"Kejadian sekitar jam 4 sore. Setelah kesambar petir langsung jatuh gak sadar. Kayaknya meninggal di lokasi karena memang sudah tidak ada respons baru dipastikan di rumah sakit," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak