facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar Baik! Jumlah Investor Milenial Justru Meningkat Saat Pandemi, Tapi..

Muhammad Taufiq Minggu, 27 Juni 2021 | 11:25 WIB

Kabar Baik! Jumlah Investor Milenial Justru Meningkat Saat Pandemi, Tapi..
(Shutterstock)

Apa benar iklim investasi di Indonesia memburuk? Ternyata tidak juga. Jumlah investor milenial di negeri ini justru meningkat selama pandemi Covid-19.

SuaraJabar.id - Apa benar iklim investasi di Indonesia memburuk? Ternyata tidak juga. Jumlah investor milenial di negeri ini justru meningkat selama pandemi Covid-19.

Kabar menggembirakan ini disampaikan Director of Executive Education Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung ( SBM ITB) dan Co-Founder Investor Academy Indonesia Donald Crestofel Lantu.

Ia menjelaskan, pada saat pandemi COVID-19, kalangan milenial ternyata banyak yang tertarik dengan bidang investasi selama wabah virus corona melanda dunia ini.

"Tren tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman terkait bursa saham sehingga para calon investor tahu potensi serta risiko berinvestasi saham," kata Donald C Lantu pada cara The First Indonesia Investor Summit 2021, yang diadakan oleh Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan IAI (Investor Academy Indonesia) secara daring, Minggu (27/06/2021).

Baca Juga: Kemendagri : Segmen Batas Wilayah Sudah Selesai 70 Persen, Investasi Berdatangan

Donald merinci berdasarkan data terakhir yang dihimpun olehnya saat ini jumlah investor di Indonesia mencapai 2,4 juta orang dan jumlah tersebut mengalami kenaikan 20 hingga 30 persen sejak tahun 2015 hingga saat ini.

"Dan kenaikkan ini, itu disumbang dari kalangan milenial yakni mereka yang lahir di tahun 1980 sampai 2000. Data penambahan investor paling banyak dari milenial," ujarnya.

Walaupun investor milenial bertambah, jumlah keseluruhan investor saham di Indonesia masih 2,4 juta orang atau 1 persen dari total penduduk Indonesia.

Berbeda dengan Amerika yang jumlah investornya mencapai 55 persen dari total penduduk. Donald mendorong semakin banyak orang Indonesia berinvestasi saham karena investasi saham membuat kekayaannya meningkat dan terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan.

"Saya menerapkan multibagger value investor strategy, investor perlu cari saham-saham yang murah, perusahan yang harga mercy di jual dengan harga bajay, kita beli di harga-harga murah, setahun rata-rata peningkatan 250 persen," ujar Donald.

Baca Juga: Posisi Investasi Internasional Indonesia Turun di Kuartal I, Ini Penyebabnya

Investor milenial ini dipengaruhi oleh sosial media sehingga memilih saham yang terkenal dan memilih saham berdasarkan momen tertentu. Jumlah investor milenial meningkat karena bermunculan tokoh yang disebut influencer yang mendorong investasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait