Nasib Pedagang Kecil, Diombang-ambing di Pengadilan Gara-gara PPKM Darurat

Pak/Bu ini cerita sedikit mungkin saya mewakili pedagang yg penghasilanya tidak menentu bahkan tidak ada sama sekali karena penutupan toko oleh aturan PPKM, tulisnya.

Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 17 Juli 2021 | 15:08 WIB
Nasib Pedagang Kecil, Diombang-ambing di Pengadilan Gara-gara PPKM Darurat
Terjadi kerumunan warga yang akan mengurus sidangTipiring di Pengadilan Negeri Bandung, Jumat (16/7/2021). [Tangkapan layar Instagram @bdg.info]

Dia pun menyanggupi hal tersebut. Pada hari ini, Jumat, 16 Juli 2021, dirinya datang bersama adiknya pukul 07.30 agar tidak telat.

Namun, sesampainya di pengadilan, rupanya sudah ada beberapa orang yang menunggu lebih pagi. Hingga pukul 08.30, dirinya tidak kunjung mendapat informasi, bahkan pengadilan pun belum dibuka sama sekali.

“Malah beberapa mobil mewah berdatangan diatas jam8 pagi dimana jam masuk kerja pngadilan. Oke gpp saya tunggu deh,” jelasnya.

Dia melanjutkan, baru pada pukul 09.00 terdapat informasi yang menyatakan bahwa pengambilan KTP atau barang sitaan berada di kejaksaan. Tak ingin telat, dia pun bergegas ke kejaksaan.

Baca Juga:PPKM Darurat Diperpanjang, Anies Belum Dapat Arahan dari Pemerintah Pusat

Rupanya, di sana sudah berkumpul beberapa orang dengan informasi bahwa KTP tidak bisa diambil sebelum ada keputusan dari pengadilan.

“Lah ini malah jadi saling lempar ya ‍,” kata dia.

Dia pun memutuskan untuk kembali lagi hari Senin, sambil menunggu putusan dari pengadilan.

“Akhirnya terinfo untuk balik lagi dihari senin sambil nunggu putusan dr pengadilan yg sebetulnya ga tau KTPnya ada dimana. Jadi tolonglah Pak/Bu yg berwenang Aturan dibuat sejalan dengan sistem yg baik,” keluhnya.

“Mungkin hari ini banyak yg datang merelakan rejekinya untuk memenuhi aturan yg hasil akhirnya tidak jelas,” imbuhnya.

Baca Juga:Wacana PPKM Darurat Diperpanjang, Ekonom Sorot Dampak Ekonomi

Postingan tersebut pun mendapat komentar dari warganet. Tidak sedikit yang member semangat kepada si pemilik akun.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak