alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sandiaga Uno Tak Mau Sektor Pariwisata Kibarkan Bendera Putih

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 23 Juli 2021 | 16:13 WIB

Sandiaga Uno Tak Mau Sektor Pariwisata Kibarkan Bendera Putih
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Meneparekraf) Sandiaga Uno saat meninjau persiapan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pelaku wisata dan masyarakat di Sesko AU Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (17/7/2021). [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang mendapat tekanan berat atas adanya PPKM.

SuaraJabar.id - Pemberlakukan sejumlah aturan dalam PPKM Darurat berimbas langsung pada sektor pariwisata di Indonesia. Ditutupnya objek wisata selama PPKM Darurat misalnya, membuat orang yang menggantungkan hidup di sektor itu kewalahan.

Menanggapi dampak PPKM Darurat pada sektor wisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan tak ingin ada pelaku usaha di sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif yang mengibarkan endera putih.

Sandiaga Uno mengatakan, di Indonesia ada 34 juta pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang perlu diselamatkan agar bisa bertahan saat adanya pembatasan sosial ini.

"Jangan sampai sentra pariwisata dan ekonomi kreatif mengibarkan 'bendera putih', kita perlu kekuatan, salah satunya melalui vaksinasi," kata Sandiaga dalam acara pembukaan vaksinasi COVID-19 di Sesko AU Lembang secara daring, Jumat (23/7/2021) dikutip dari Antara.

Baca Juga: Miris, Ibu Ini Terpaksa Jual Perabotan Rumah untuk Beli Beras

Sandiaga Uno mengapresiasi Sekolah Staf Angkatan Udara (Sesko AU) yang bersedia menyediakan tempat untuk vaksinasi kepada masyarakat, termasuk pelaku pariwisata di Lembang.

Karena hal itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memobilisasi seluruh elemen bangsa dalam program percepatan vaksinasi guna mencapai kekebalan kelompok.

Menurutnya, Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang mendapat tekanan berat atas adanya PPKM.

Maka dari itu, ia meminta kepada masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi kreatif, agar bisa datang ke sejumlah sentra vaksinasi yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

"Efektivitas vaksinasi itu telah terbukti, pandemi sekarang ini membuat masyarakat terpolarisasi, pandemi bagi yang telah tervaksinasi dan yang belum tervaksinasi, dan yang belum itu cukup terdampak," kata Sandiaga.

Baca Juga: Kadinkes Pastikan Wali Kota Bandung Dirawat di RS Bukan karena COVID-19

Sementara itu Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Jawa Barat Lusi Lesminingwati mengatakan di Jawa Barat sendiri ada sebanyak 75.000 pelaku pariwisata.

Baca Juga

Berita Terkait