Orang Papua Diminta Tak Rayakan HUT RI ke-76

"Hari kemerdekaan kita adalah 1 Desember 1961, sebuah kemerdekaan dan kedaulatan direnggut dari kita oleh militer Indonesia," kata Benny Wenda.

Ari Syahril Ramadhan | Hikmawan Muhamad Firdaus
Selasa, 17 Agustus 2021 | 17:32 WIB
Orang Papua Diminta Tak Rayakan HUT RI ke-76
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]

"Karena krisis covid ini, kita harus tinggal di rumah. Jika Anda dapat mengadakan doa di desa, lakukanlah, tetapi ingat bahwa covid-19 adalah pembunuh. Kita harus aman," jelasnya.

Benny Wenda juga meminta pemerintah Indonesia untuk meluruskan sejarah dengan membebaskan semua tahanan politik Papua.

"Bebaskan Juru Bicara KNPB Victor Yeimo juru bicara KNPB dan anggota pemerintahan sementara ULMWP Frans Wasini."

"Kondisi mereka mengkhawatirkan, karena perlakuan mereka yang tidak adil. Mereka berisiko mati di penjara jika tidak ada yang dilakukan," jelasnya.

Baca Juga:HUT RI ke-76, Pemain Persib Erwin Ramdani Ajak Masyarakat untuk Peduli Terhadap Sesama

Untuk diketahui, Benny Wenda pernah dipenjara pada 2002 di Jayapura karena aktivitas politiknya. Dia disidang pada September 2002 dan akhirnya tetap dipenjara.

Benny Wenda dan tim pembelanya menilai persidangan itu cacat hukum. Ia berhasil kabur dari tahanan pada Oktober 2002.

Benny Wenda sempat diseludupkan ke Papua Nugini dan akhirnya melakukan perjalanan ke Inggris. Ia di sana mendapat suaka politik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak