Aplikasi Borongdong.id ini ialah marketplace bagi pelaku UMKM di Jawa Barat dan merupakan bagian dari Program ICALAN atau kepanjangan dari Inovasi Cara Penjualan yang digagas oleh Pemprov Jawa Barat.
Saat itu, peluncuran aplikasi tersebut ditandai dengan simulasi transaksi di borongdong.id Ridwan Kamil dan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja didampingi CEO Borongdong Ali Bagus di Plaza Gedung Sate, Kota Bandung.
![Duta Besar RI untuk Namibia Wisnu Edi Pratignyo membuka pameran UMKM Indonesia bertajuk "From Village to Global Market" yang digelar di Omba Gallery di kota Windhoek, Namibia, Afrika pada 28 Mei - 10 Juni 2021. [Handout-KBRI Windhoek]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/02/79673-pameran-produk-umkm-jawa-barat-di-namibia.jpg)
Borongdong.id merupakan kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jabar dalam mendorong pemulihan ekonomi.
Hal tersebut dikarenakan ASN ada dalam 30 persen golongan/orang di Jabar yang ekonominya tidak terdampak pandemi global COVID-19.
Baca Juga:Sambut Digitalisasi dengan Kinerja Moncer, Saham BJBR Prospek Cuan Besar
Sehingga, ASN dinilai tidak terlalu terdampak pendapatannya di masa pandemi COVID-19.
Itulah kenapa lahir konsep silih tulungan dalam skala besar, spesifiknya lewat Borongdong dengan membeli produk UMKM (Jabar).
Borongdong.id pun berusaha membangkitkan nilai kebangsaan warga khususnya ASN lewat tagline "Bela Negara dengan Belanja".
Ia mengibaratkan menghadapi masa pandemi COVID-19 ini adalah sebuah peperangan dan semua harus menanamkan rasa bela negara dalam peperangan ini.
"Yang punya ilmu bela negara dengan ilmu, yang punya harta bela negara dengan belanja. Kenapa kasih judul 'Bela Negara dengan Belanja', supaya semangat kebangsaan kita muncul," tegas Kang Emil.
Baca Juga:10 Artis Jadi Pahlawan Nasional di Film, Ada Dian Sastrowardoyo
Borongdong.id juga sejalan dengan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) oleh pemerintah pusat.