Modal Ban Bekas, Asep Berhasil Raup Omzet Jutaan Rupiah di Masa Pandemi

Otaknya berputar. ia kemudian memadukan kemampuannya membuat furnitur seperti kursi dan meja dengan bahan baku ban bekas.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:28 WIB
Modal Ban Bekas, Asep Berhasil Raup Omzet Jutaan Rupiah di Masa Pandemi
Asep (40) warga kampung Neglasari, Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Tasikmalaya, memanfaatkan limbah ban bekas menjadi kursi dan meja. [HR Online]

SuaraJabar.id - Asep (40) warga kampung Neglasari, Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya dipaksa memutar otak ketika pendapatannya sebagai pengrajin kursi kayu cukup menurun selama masa pandemi Covid-19.

Tanpa sengaja, Asep kemudian melihat tetangganya memiliki kursi dan meja berbahan limbah ban bekas.

Otaknya berputar. ia kemudian memadukan kemampuannya membuat furnitur seperti kursi dan meja dengan bahan baku ban bekas.

Ia kemudian mencoba memproduksi kursi dan meja dari ban bekas. Kegigihannya pun membuahkan hasil. Asep kini dapat meraup omzet jutaan Rupiah dari hasil karyanya itu.

Baca Juga:WHO: Asia-Pasifik Hadapi Fase Kritis Pandemi COVID-19

“Saya pun mencoba membuat kursi dari ban bekas, awalnya sempat gagal namun saya terus coba dan berhasil,” ujar Asep Rabu (25/8/2021).

Saat ini, kursi dan meja dari limbah ban bekas yang Asep buat sudah terjual sampai keluar Tasikmalaya.

“Alhamdulillah per bulan omset sudah mencapai 4 sampai 5 juta rupiah,” katanya.

Asep menyebut, membuat kuris dan meja dari ban bekas tidaklah sulit.

Pertama ia mencari dulu ban bekas ke bengkel atau lokasi lainnya.

Baca Juga:BPK Sulsel : Bantuan Sosial Pandemi Covid-19 Kota Makassar Bermasalah

Setelah mendapat ban bekas tersebut, Asep lalu menyortirnya.

Ia pun menumpuk dua ban bekas, lalu ban paling atas dilubangi untuk memasukan tambang sebagai penopang saat duduk.

“Dua pasang ban yang sudah kita olah lalu disatukan dan di cat sesuai selera pembeli,” jelas Asep.

Sedangkan, untuk memperindah pasangan kursi ini, Asep membuat meja yang juga berbahan limbah ban bekas.

“Saya memanfaatkan keramik yang dibentuk sesuai ukuran diameter ban tersebut,” katanya.

Satu set kursi dan meja membutuhkan 6 ban bekas. Untuk harganya, ia membandrol mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 500 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak