- Pemkab Cianjur memperbaiki jalur alternatif kabupaten untuk mengurai kepadatan Puncak pada Lebaran 2026.
- Jalur diperbaiki meliputi wilayah Utara (Hanjawar, Mariwati) dan Timur (Selaeurih-Sukaluyu) Cianjur.
- Target penyelesaian perbaikan semua jalur alternatif ditetapkan sebelum H-7 Lebaran 2026.
SuaraJabar.id - Kabar gembira bagi para pemudik yang akan melintasi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada momentum Lebaran 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memastikan bahwa sejumlah jalur alternatif kini dalam kondisi layak dilalui setelah mendapat perbaikan signifikan.
Ini menjadi solusi cerdas untuk menghindari kepadatan arus di jalur utama Puncak-Cianjur yang kerap menjadi momok saat arus mudik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur, Eri Rihandiar, di Cianjur pada Rabu, menjelaskan bahwa perbaikan ini dilakukan untuk menjamin pemudik dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Eri Rihandiar merinci beberapa jalur alternatif penting yang telah dan sedang diperbaiki:
Baca Juga:Catat Jadwalnya! One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Mudik 2026 di Tol Cikampek
Wilayah Utara Cianjur: Meliputi Jalur Hanjawar, Pacet, dan Mariwati. Jalur-jalur ini sangat vital untuk mengurai kendaraan yang datang dari arah Puncak.
Wilayah Timur Cianjur: Termasuk Jalur Selaeurih-Sukaluyu. Jalur ini penting untuk distribusi lalu lintas di bagian timur kabupaten.
Menurut Eri, sebagian besar jalur alternatif yang berstatus jalan kabupaten ini sudah rampung diperbaiki. Sementara sebagian kecil lainnya masih dalam proses perbaikan, dengan target penyelesaian sebelum H-7 Lebaran sudah dapat dilalui normal dari kedua arah. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemkab Cianjur dalam mempersiapkan infrastruktur untuk arus mudik.
“Jalur utama mudik berada di jalan nasional atau jalur utama mulai dari Puncak sampai Cianjur, untuk antisipasi terjadi lonjakan dipersiapkan jalur alternatif jalan kabupaten di wilayah utara dan timur Cianjur," katanya, Rabu 11 Maret 2026.
Ia mengatakan, saat terjadi kepadatan arus di kawasan Puncak, pemudik dengan tujuan kota/kabupaten di Jawa Barat dan seterusnya dapat melintas di jalur alternatif Hanjawar, Mariwati tembus Cikalongkulon dan lanjut ke Jalan Raya Bandung-Cianjur.
Baca Juga:Mau ke Bogor atau Bekasi? Cek Jadwal Pembukaan Tol Japek II Selatan Mulai 15 Maret
Sedangkan dari arah Bandung menuju Cianjur dan lanjut ke berbagai kota/kabupaten Sukabumi, Bogor dan seterusnya dapat mengambil jalur alternatif Sukaluyu tembus Salaeurih lanjut ke Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Raya Cianjur-Sukabumi.
Namun hingga saat ini pihaknya masih mengupayakan perbaikan di sejumlah titik jalur alternatif dapat tuntas sesuai jadwal minimal 5 hari menjelang Lebaran termasuk perbaikan landasan jalan di depan Tugu Lampu Gentur.
"Pemerintah daerah menargetkan seluruh perbaikan dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik tahun 2026, sehingga kami pastikan sebelum 13 Maret pekerjaan sudah selesai sehingga jalur alternatif dapat dilalui dengan aman dan nyaman," katanya.
Dia menambahkan, khusus untuk perbaikan jalur utama di depan Tugu Lampu Gentur-By Pass, dilakukan dengan cara cor beton cepat kering sehingga ditargetkan perbaikan seluruh jalur alternatif tuntas sebelum puncak arus mudik.
"Untuk perbaikan dengan cor beton cepat kering diperkirakan hanya butuh waktu satu hari sudah dapat dilalui kendaraan sehingga satu haru pengerjaan ditargetkan tuntas, sehingga saat volume kendaraan meningkat landasan jalan sudah diperbaiki," katanya. [Antara].