alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pertama Kali di Jawa Barat, BOR RS Rujukan COVID-19 Sentuh 9,3 Persen

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 14 September 2021 | 18:43 WIB

Pertama Kali di Jawa Barat, BOR RS Rujukan COVID-19 Sentuh 9,3 Persen
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung. [Antara]

Sebelumnya kata Ridwan Kamil, BOR di Jabar mencapai 12 persen pada pekan lalu.

SuaraJabar.id - Provinsi Jawa Barat mencatatkan angka bed occupancy rate (BOR) atau keterisiaan tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 terendah sepanjang masa pandemi.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, BOR di wilayahnya kini menyentuh angka satu digit yakni 9,3 persen. Hal itu kata dia, merupakan pertama kalinya di Jabar.

"Untuk BOR, turun di 9,3 persen, Ini pertama kalinya BOR rumah sakit kita di berada di satu digit. Alhamdulillah, mudah-mudahan kita pertahankan," kata Ridwan Kamil dikutip dari Antara, Selasa (14/9/2021).

Ridwan mengatakan tingkat BOR rumah sakit rujukan COVID-19 yang menyentuh satu digit tersebut merupakan kali pertama di Jabar yang berada di satu digit angka.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Tantangan Terbesar Penanganan Covid-19 Ada di Jawa Barat

Sebelumnya kata Ridwan Kamil,  BOR di Jabar mencapai 12 persen pada pekan lalu.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jabar menjelaskan tentang status Kabupaten Cirebon dan Purwakarta yang masuk dalam PPKM Level 4.

Menurut Ridwan Kamil, hal tersebut bukan karena kenaikan kasus secara epidemilogi tapi lebih kepada faktor data.

"Jadi terkait dua wilayah, yaitu Kabupaten Cirebon Purwakarta tadi sudah diverifikasi bukan karena kenaikan kasus epidemilogi tapi lebih pada update data lama dan yang baru," kata dia.

"Tadi berhasil disinkronkan dengan Pemerintah Pusat. Jadi realitasnya bukan di PPKM level 4 tapi karena data yang dibaca memang ada data tambahan dari kasus masa lalu, maka dihitung sebagai PPKM level 4," ujar dia.

Baca Juga: Ini Dia 17 Nama Atlet Depok Perkuat Jabar di PON Papua

Hal itu sedang dikomunikasikan pada Pemerintah Pusat difasilitasi oleh Pemprov Jabar.

"Kemudian kematian di Purwakarta juga nol dalam empat hari, sementara dalam catatan PPKM Level 4 ini naik empat kali lipat," kata dia.

Baca Juga

Berita Terkait