alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

SMA Islam Nurul Fikri Lembang Raih Juara 2 Lomba Film Pendek Pelajar

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 26 September 2021 | 12:07 WIB

SMA Islam Nurul Fikri Lembang Raih Juara 2 Lomba Film Pendek Pelajar
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Hilmar Farid (kiri) memberikan piala kepada perwakilan SMAN 48 Jakarta yang menjadi Juara 1 Lomba Film Pendek Pelajar SMA/SMK/MA (FESMOC) 2021dalam acara Pengumuman Pemenang dan Apresiasi FESMOC 2021 di Jakarta, Minggu (26/9/2021). [FOTO ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak]

SMA Islam Nurul Fikri Lembang menjadi juara berkat karya berjudul "Roti Buaya".

SuaraJabar.id - SMA Islam Nurul Fikri Lembang, Kabupaten Bandung Barat meraih juara 2 alam Lomba Film Pendek Pelajar SMA/SMK/MA atau Forty Eight Short Movie Competition (FESMOC) 2021.

Mereka menjadi juara berkat karya berjudul "Roti Buaya".

Sedangkan juara 1 FESMOC 2021 diraih oleh SMAN 48 Jakarta dengan karya yang berjudul "Ondel Oh Ndel".

"Kita sedang menonton calon-calon pembuat film masa depan. Ini karya-karya luar biasa, walaupun sepintas saya lihat ada film dokumenter, ada horor juga ada cerita-cerita yang sifatnya komedi, jadi cukup lengkap pilihannya. Saya sangat terkesan dengan prestasi ini ," kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Hilmar Farid dalam acara Pengumuman Pemenang dan Apresiasi FESMOC 2021 yang diikuti secara virtual di Jakarta, Minggu (26/9/2021) sikutip dari Antara.

Baca Juga: Pangdam Siliwangi Pimpin Serbuan ke Kaki Gunung Tangkuban Parahu Naik Motor Trail

Juara 3 dimenangkan oleh SMKN 3 Wonosari. Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan karyanya berupa film dokumenter tentang sanggar.

FESMOC adalah kompetisi film pendek antarpelajar SMA/SMK/MA dan sederajat berskala nasional, dengan mengambil tema "Budaya Lokal Tempat Kita Tinggal".

FESMOC 2021 digagas dan diadakan oleh SMAN 48 Jakarta dengan didukung oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemdikbudristek.

Hilmar mengatakan kegiatan kompetisi film semacam itu merupakan wujud konkret dari Program Merdeka Belajar, dan Kemdikbudristek mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Buat kita Merdeka Belajar ini tidak usah terlalu banyak pidato, langsung saja aksi-aksi kegiatan-kegiatan seperti ini. Inilah wujud konkretnya dari Merdeka Belajar kita," katanya.

Baca Juga: Saksi Bisu Praktik Korupsi dan Tanam Paksa di Zaman Kolonial Belanda

Selain mendapat piala, juara 1 mendapat uang tunai sebesar Rp 10 juta, juara 2 mendapat uang Rp 7 juta, dan juara 3 memperoleh uang Rp 5 juta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait