facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bantu Peternak, Warga Tasikmalaya Borong 3 Ton Telur Ayam untuk Dibagikan ke Warga

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 29 September 2021 | 10:06 WIB

Bantu Peternak, Warga Tasikmalaya Borong 3 Ton Telur Ayam untuk Dibagikan ke Warga
Endang Abdul Malik, warga Desa Sinagar Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, membagikan 3 ton telur gratis kepada warga. [Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim]

Harga telur ayam terus merosot hingga saat ini menyentuh angka Rp 15.500 per kg.

SuaraJabar.id - Seorang warga Tasikmalaya memborong telur ayam dari peternak. Ia kemudian membagikan telur ayam itu secara cuma-cuma pada masyarakat.

Warga tersebut bernama Endang Abdul Malik yang merupakan warga Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Ia memborong 3 ton telur ayam dari peternak.

Ia mengaku, aksi luar biasanya tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinannya atas harga telur ayam yang terus merosot hingga saat ini menyentuh angka Rp 15.500 per kg.

Selain membantu peternak, ia juga berkeinginan membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang memicu kesulitan secara ekonomi.

Baca Juga: Frisian Flag Indonesia Optimalkan Peran Peternak Perempuan Hasilkan Susu Segar Berkualitas

"Ini mah niat bantu saja, sekaligus tolak bala bagi saya. Saya sediakan 3 ton untuk dibagikan," ucap Endang, Selasa (28/9/2021).

Pembagian telur gratis itu dilakukan di perempatan Muktamar Kecamatan Singaparna. Dibantu aparat TNI, Polri dan Dishub, pembagian telur ayam berjalan tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Setiap warga, menerima bantuan sebanyak 1 kg telur ayam yang diangkut menggunakan dua kendaraan.

Salah satu warga asal Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Desi Mulyawati (35), menuturkan bantuan telur ini sangat membantu masyarakat. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 banyak yang membutuhkan dan ekonomi belum pulih.

"Alhamdulillah terbantu sekali mudah-mudahan bisa bermanfaat dan masyarakat teringankan. Karena telur cukup sulit mendapatkan nya, jadi kadang pakai telur Meri," ujarnya.

Baca Juga: 5 Kabar Terkini Seputar Penanganan Covid-19 di Dunia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait