alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Begini Kondisi Atlet dan Official yang Terpapar COVID-19 di PON XX Papua

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:20 WIB

Begini Kondisi Atlet dan Official yang Terpapar COVID-19 di PON XX Papua
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ketika berkunjung ke Kota Cimahi, Kamis (7/10/2021). [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Temuan kasus COVID-19 pada ajang PON XX Papua ini tentunya menjadi peringatan bahwa virus tersebut masih ada.

SuaraJabar.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, para atlet dan panitia Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua yang terkonfirmasi positif Covid-19 diketahui masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Hal itu dikatakan Muhadjir ketika berkunjung ke Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Kamis (7/10/2021).

"Semuanya dalam status OTG jadi tidak ada gejala, sehingga mudah-mudahan itu pertanda Covid-19 sudah tidak terlalu membahayakan," ungkap Muhadjir.

Seperti diketahui, kabar tak sedap datang dari ajang PON Papua 2021, dimana ditemukan puluhan atlet dan offisial yang terinfeksi Covid-19 atau virus Corona.

Baca Juga: Alami Insiden pada PON XX, Atlet Gantole Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

"Semuanya yang diketemukan dalam kondisi sehat-sehat saja, tidak ada gejala sedang sakit," ucapnya.

Muhadjir mengatakan, atlet dan offisial yang diketahui positif Covid-19 sudah ditangani sesuai prosedur yang dibuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Mereka sudah dilakukan semacam langkah-langkah pencegahan sesuai dengan prosedur yang sudah diatur BNPB selama PON berlangsung," katanya.

Dirinya melanjutkan, temuan kasus Covid-19 pada ajang PON XX Papua ini tentunya menjadi peringatan bahwa virus tersebut masih ada.

Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Atlet Menembak Lampung Raih Perunggu di PON Papua

"Terutama kita harus jaga betul mereka yang rentan terhadap Covid-19, yang komorbid, usia lanjut. Sekarang harapannya tertumpu pada vaksinasi," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait