5 Pakaian Adat Jawa Barat Lambang Kekayaan Budaya, Unik dan Elegan

Pakaian adat Jawa Barat memiliki tempat sendiri di budaya Indonesia.

Dythia Novianty
Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:07 WIB
5 Pakaian Adat Jawa Barat Lambang Kekayaan Budaya, Unik dan Elegan
Pakaian Adat Jawa Barat, Bedahan. [Orami]

Perbedaan paling mencolok terlihat pada bagian leher. Kerah pada kebaya Jawa umumnya berbentuk V. Sementara Kebaya sunda, utamanya kebaya modern, memiliki bentuk kerah leher berbentuk U.

Perbedaan juga terlihat untuk bagian bawah yang umumnya menggunakan kain jarik. Untuk pakai adat Jawa Barat menggunakan batik bermotif khas Sunda. Pekaian Kebaya Sunda akan dilengkapi dengan beberapa aksesoris, mulai dari tusuk konde, kalung, cincin, giwang hingga gelang.

2. Pangsi

Pangsi merupakan pakaian adat Jawa Barat yang kerap digunakan oleh laki-laki Sunda. Pakaian ini biasanya berwarna hitam untuk atasan dan bawahan.

Baca Juga:Selangkah Lagi, Tim Menembak Jawa Barat Capai Target di PON Papua

Atasan kemeja dengan kerah tegak disebut dengan salonteng. Sementara untuk bawahannya menggunakan celana panjang yang longgar, tidak melebihi mata kaki.

Pakaian adat ini juga kerap dipadukan dengan kaos berwarna putih di dalamnya. Sementara untuk penutup kepala menggunakan ikat logen serta sandal dari kayu atau tarumpah sebagai alas kaki.

Pakaian Adat Jawa Barat, Pangsi. [Orami]
Pakaian Adat Jawa Barat, Pangsi. [Orami]

Pada zaman dahulu, pakaian adat Pangsi ini bisa digunakan kaum biasa, seperti para petani atau buruh. Namun seiring perkembangan zaman, Pangsi digunakan berbagai kalangan dengan sentuhan modifikasi.

3. Bedahan

Pakaian adat Bedahan biasany digunakan masyarakat Jawa Barat dari kalangan menengah, seperti saudagar atau para pedagang.

Baca Juga:Nomor Menembak PON XX Papua, Jabar Tinggal Selangkah Menuju Target 9 Medali Emas

Pakaian ini terlihat lebih elegan, dikenakan para laki-laki, dengan tambahan manik-manik yang menggantung, atau rantai emas arloji. Untuk bedahan menggunakan baju putih, kain kebat batik, ikat kepala serta sandal terompah kayu sebagai alas kaki.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak