Ketika mengenakan bedahan, para wanita biasanya menggunakan kebaya dengan warna yang cerah sebagai atasan. Sementara untuk bawahan menggunakan kain kebat batik dengan motif khas Jawa Barat.
Untuk menambah anggun, wanita yang mengenakan bedahan biasanya turut memakai alas kaki selop serta perhiasan yang terbuat dari perak atau emas.
4. Menak
Menak merupakan pakaian adat Jawa Barat yang dulu biasa dikenakan kaum bangsawan. Menak merupakan jas beludru yang disulam menggunakan benang emas.
Baca Juga:Selangkah Lagi, Tim Menembak Jawa Barat Capai Target di PON Papua
Untuk laki-laki, Menak menggunakan jas dipadu dengan celana panjang berwarna hitam. Kemudian, ada kain dodot dengan motif rereng parang rusak, benten atau sabuk emas, iket untuk penutup kepala serta selop berwarna hitam sebagai alas kaki.
Lalu untuk Menak yang digunakan para wanita, berupa kebaya beludru warna hitam yang dihiasi dengan sulaman benang emas, kain kebat bermotif rereng serta alas kaki selop beludru.
![Pakaian Adat Jawa Barat, Menak. [Orami]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/10/08/53542-pakaian-adat-jawa-barat-menak.jpg)
Untuk menambah mewah dan glamor, dilengkapi dengan perhiasan dari emas bertahta berlian. Perhiasan itu berupa giwang, cincin, kalung hingga tusuk konde.
5. Beskap
Beskap merupakan pakaian adat Jawa Barat yang biasanya digunakan untuk acara resmi, seperti pernikahan, instansi hingga upacara adat. Beskap Jawa Barat menggunakan warna hitam polos, kerah tinggi tanpa lipatan.
Baca Juga:Nomor Menembak PON XX Papua, Jabar Tinggal Selangkah Menuju Target 9 Medali Emas
Untuk memudahkan dalam pemakaian aksesori keris, potongan kain pada bagian depan dan belakang biasanya berbeda atau tidak simetris. Beskap ini terlihat unik karena kancingnya dibuat menyamping.