Begini Kondisi Polisi yang Ditabrak dan Digilas oleh Bandar Sabu di Cirebon

Pengejaran bandar narkoba ini berawal dari pengungkapan kasus begal yang menimpa karyawati Basarnas hingga meninggal dunia pada 22 Oktober 2021.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 22 November 2021 | 08:00 WIB
Begini Kondisi Polisi yang Ditabrak dan Digilas oleh Bandar Sabu di Cirebon
Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu JM, mengalami patah tulang bagian kaki saat melakukan pengejaran bandar narkoba di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (21/22/2021). [ANTARA/Dokumentasi Pribadi]

SuaraJabar.id - Seorang anggota polisi dari Polres Metro Jakarta Pusat ditabrak dan digilas oleh bandar narkoba yang akan ia tangkap di Cirebon, Jawa Barat.

Sempat dikabarkan jika anggota polisi berinisial Iptu JM tersebut mengalami luka yang cukup parah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kekinian, Wakapolres Metro Jakarta Pusat membeberkan kondisi anggotanya yang mengalami insiden saat bertugas tersebut.

"Kondisi sudah stabil dan dirawat di RS Carolus, Salemba," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto dikutip dari Antara, Minggu (21/11/2021).

Baca Juga:Polres Labuhan Batu Ringkus 4 Bandar Narkoba Lintas Provinsi

Iptu JM, mengalami luka parah karena ditabrak bandar narkoba saat melakukan pengejaran di "rest area" 208B Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Indrawienny Panjiyoga, menuturkan bahwa Iptu JM mengalami patah tulang di bagian kaki.

Hingga kini, pihaknya belum melakukan penangkapan karena pengejaran terhadap tersangka masih dilakukan.

"Belum (diamankan)," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa jajaran Satres Narkoba masih melakukan pengejaran terhadap dua orang bandar narkoba.

Baca Juga:Patah Tulang di Kaki Gegara Ditabrak Bandar Narkoba di Cirebon, Begini Kondisi Iptu JM

"Masih kami kejar, sekitar dua orang yang sedang kami kejar," kata dia.

Namun demikian, barang bukti sabu seberat 35 kilogram berhasil disita.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan pengejaran bandar narkoba ini berawal dari pengungkapan kasus begal yang menimpa karyawati Basarnas hingga meninggal dunia pada 22 Oktober 2021.

"Tim Sat Narkoba Polres Jakpus mencari bandar sabu yang diduga sering memasok kepada pelaku kejahatan kekerasan di wilayah DKI Jakarta," kata Hengki.

Menurut Hengki, penggunaan sabu atau metamfetamin mengakibatkan pelaku kejahatan hilang rasa takut, empati dan semangat yang berlebihan sebelum melakukan aksinya.

Oleh karena itu, penggunaan sabu yang terus menerus dapat menimbulkan masalah psikis, seperti kecemasan, paranoid, halusinasi dan agresif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak