facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Potret Miris Warga Nangela yang Cuma Berjarak 80 KM dari Tempat Tinggal Jokowi

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 02 Desember 2021 | 11:53 WIB

Potret Miris Warga Nangela yang Cuma Berjarak 80 KM dari Tempat Tinggal Jokowi
Warga Desa Nangela Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menyeberangi Sungai Cicurug untuk membawa hasil tani. Warga desa tersebut butuh jembatan. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

Pemdes Nangela sudah pernah mengajukan Jembatan gantung ke pemerintah Kabupaten Sukabumi, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

SuaraJabar.id - Sebanyak 300 kepala keluarga di lima kampung, Desa Nangela, Kabupaten Sukabumi harus menyebrangi derasnya arus Sungai Cicurug agar bisa beraktivitas.

Lima kampung tersebut adalah Kampung Selaeurih, Bojongwaru 1, Bojongwaru 2, Sukasirna dan Cikuya.

Warga di lima kampung itu harus melewati derasnya arus Sungai Cicurug untuk melakoni aktivitas seperti berangkat ke sekolah, menjual hasil tani atau sekedar membeli kebutuhan sehari-hari di pasar.

Di Kampung Cikuya, ada 15 anak yang harus diantar oleh orang tuanya ke SDN Bojongwaru yang berlokasi di Kampung Selaeurih dengan cara menyebrangi derasnya arus Sungai Cicurug. Apabila musim hujan mereka diliburkan, karena faktor keselamatan.

Baca Juga: Lama Tertahan di Level 3, Kabupaten Sukabumi Akhirnya Berstatus PPKM Level 2

Pengajuan untuk pembangunan Jembatan sudah dilayangkan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, namun belum ada respons.

Bukan cuma utuk aktivitas keseharian, warga juga harus menyeberangi saat ada orang sakit yang harus dibawa ke rumah sakit (RS) maka harus ditandu.

"Warga yang harus menyebrang Sungai tersebut, sekitar 300 Kepala Keluarga di Kampung Selaeurih, Kampung Bojongwaru 1, Bojongwaru 2, Sukasirna, serta Cikuya," kata Kepala Desa Nangela, Sudin kepada Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Rabu (1/12/2021).

Sudin menuturkan, pemdes sudah pernah mengajukan Jembatan gantung ke pemerintah Kabupaten Sukabumi, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

Maka dari itu warga akan membangun Jembatan secara swadaya dan menggalang dana.

Baca Juga: Terbang ke Bali Bareng Iriana, Presiden Jokowi Bakal Tinjau Infrastruktur G20

"Kami dan para relawan berinisiatif untuk pembangunan Jembatan gantung, mudah-mudah pertengahan bulan Desember sudah bisa dimulai. Jembatan akan dibangun dengan swadaya masyarakat, bantuan relawan dan pihak Pemdes," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait