facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Desak Ridwan Kamil Revisi UMK 2022, Buruh Serukan Setop Produksi

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 28 Desember 2021 | 17:05 WIB

Desak Ridwan Kamil Revisi UMK 2022, Buruh Serukan Setop Produksi
Demo buruh di Gedung Sate, Selasa, 28 Desember 2021. [Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra]

"Kita minta manajemen segera mengeluarkan seluruh karyawannnya," teriak seorang buruh.

SuaraJabar.id - Para buruh dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai bergerak Gedung Sate, Kota Bandung pada Selasa (28/12/2021). Mereka akan melanjutkan aksi menuntut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merevisi keputusan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) di Jabar tahun 2022.

Berdasatkan pantauan, para buruh mulai berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dari kawasan Industri Batujajar, Bandung Barat. Aksi buru itupun sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Batujajar lumpuh.

Orator yang berada di atas mobil komando terus menyuarakan agar semua pekerja yang tengah beraktivitas untuk keluar dan mengikuti aksi.

Mereka kemudian melintas ke Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi hingga kemudian melewati Gunung Batu - Pasteur

Baca Juga: Satpol PP Kota Bandung Ciduk Bos Badut Anjal di Pasir Koja

"Kita minta manajemen segera mengeluarkan seluruh karyawannnya," ujar salah seorang orator.

Buruh asal Bandung Barat meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk merevisi Keputusan Gubernur NomorNomor 561/ Kep.732-Kesra/ 2021 Tanggal 30 November 2021 tentang UMK di Jawa Barat Tahun 2022.

Sebab berdasarkan keputusan yang mengacu terhadap Peraturan Pemerintah (PP) 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, UMK KBB pada tahun 2022 tidak mengalami kenaikan, sehingga UMK itu bakal tetap sebesar Rp 3.248.283,28.

Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Bandung Barat, Budiman mengatakan, untuk menuntut Gubernur Jabar merevisi keputusan soal penetapan UMK, buruh asal Bandung Barat akan melakukan aksi unjung rasa di Gedung Sate selama 3 hari mulai 28-30 Desember 2021.

"Kami menginginkan supaya gubernur bisa merevisi SK penetapan upah seperti yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta karena memiliki hak diskresi. Tetapi Gubernur Jabar kabarnya tidak akan merevisi, makanya kami akan aksi di Gedung Sate," kata Budiman.

Baca Juga: Viral Gadis 14 Tahun di Bandung Diperkosa 20 Orang, Begini Kata Polisi

Dalam melakukan aksi tersebut, kata Budiman, sebanyak 700 buruh yang tergabung dalam SPN KBB dipastikan akan melakukan unjuk rasa dan ditambah oleh buruh dari serikat pekerja lain, sehingga jumlahnya bisa mencapai ribuan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait