facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Takut Pedagang Rugi, Garut Belum Berlakukan Minyak Goreng Satu Harga di Pasar Tradisional

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 27 Januari 2022 | 16:49 WIB

Takut Pedagang Rugi, Garut Belum Berlakukan Minyak Goreng Satu Harga di Pasar Tradisional
ILUSTRASI - Pedagang menata minyak goreng kemasan di tokonya di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (26/1/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kalau diberlakukan kasihan pedagang rugi," ujarnya di Garut.

Ia menjual minyak goreng seharga Rp 38 ribu kemasan dua liter, jika harus dijual Rp14 ribu per liter tentunya rugi besar, jadi terpaksa bertahan di harga tersebut.

"Saya masih jual minyak dengan harga masih tinggi, saya ambil untung cuma Rp 2 ribu," kata Yatno.

Seorang ibu rumah tangga warga Tarogong Kaler, Garut, Sumartini mengaku selalu tidak kebagian untuk membeli minyak goreng murah di pasar modern atau minimarket di Garut.

Akhirnya, kata dia, harus membeli minyak goreng yang dijual di warung eceran dengan harga cukup tinggi Rp 38 ribu untuk kemasan 2 liter.

Baca Juga: Minyak Goreng Satu Harga Rp 14 Ribu, Aceh Kekurangan Pasokan

"Mau beli ke minimarket, minyak goreng sudah habis, terpaksa beli ke warung biarpun mahal Rp 38 ribu," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait