-
Bentrokan antarkelompok suporter pecah di Depok setelah acara nonton bareng laga Persib melawan Persija. Insiden di Gang Jati ini memicu kekhawatiran warga sekitar karena situasi yang sempat menjadi tidak terkendali.
-
Suasana nobar di sebuah kafe berubah mencekam saat massa mulai saling serang hingga ke jalan raya. Penggunaan petasan dan aksi provokasi menyebabkan arus lalu lintas menuju Bogor terganggu cukup parah.
-
Pihak Polsek Bojongsari segera bertindak cepat untuk membubarkan massa yang merangsek ke pemukiman warga. Saat ini situasi telah dinyatakan kondusif oleh kepolisian setelah aparat berhasil meredam emosi kedua belah pihak.
SuaraJabar.id - Laga klasik yang mempertemukan dua raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung kontra Persija Jakarta, kembali menyisakan cerita kelam di luar lapangan.
Kegembiraan acara Nonton Bareng (Nobar) yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi sesama pecinta bola, justru berubah menjadi arena bentrokan di Kota Depok, Jawa Barat.
Pada Minggu (11/1) malam, ketenangan warga di sekitar Gang Jati, Jalan Raya Muchtar, terusik oleh keributan massal.
Dua kelompok suporter terlibat gesekan fisik tepat setelah peluit panjang pertandingan dibunyikan.
Baca Juga:GBLA Membiru! 5 Fakta Menarik Persib Kunci Juara Paruh Musim Usai Tekuk Persija 1-0
Insiden ini menjadi sorotan viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warga yang melintas di jalur sibuk penghubung Depok dan Bogor tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, pemicu keributan bermula dari sebuah kafe di kawasan tersebut yang menggelar acara nobar.
Euforia pertandingan yang tinggi disinyalir memanas hingga tumpah ke jalanan.
Dalam sejumlah video yang beredar luas di platform media sosial seperti Instagram, terlihat jelas situasi yang tidak terkendali baik itu di Bogor maupun di Depok.
Sejumlah pemuda tampak berlarian panik sambil menyalakan petasan. Suara ledakan dan teriakan provokasi membuat suasana semakin gaduh.
Baca Juga:Persib vs Persija: Antara Dominasi Maung Bandung dan Kebangkitan Macan Kemayoran
Aksi saling serang ini tidak hanya terjadi di titik nobar, namun massa yang terlibat bentrok berlarian hingga ke jalan utama, menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Yang lebih meresahkan, beberapa oknum suporter bahkan merangsek masuk ke area permukiman warga sekitar Gang Jati, membuat penduduk setempat merasa terancam di rumah mereka sendiri.
Merespons laporan warga dan kegaduhan yang viral tersebut, jajaran kepolisian dari Polsek Bojongsari langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kehadiran aparat berseragam berhasil memukul mundur massa dan meredam emosi kedua belah pihak sebelum jatuhnya korban jiwa yang lebih serius.
Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, membenarkan adanya insiden gesekan antar suporter tersebut. Ia memastikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas untuk mengamankan wilayah.
“Iya benar, tetapi saat ini situasi sudah kondusif,” ujar Fauzan kepada wartawan.