facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pecah Tangis Agus Mustofa Pencuri Motor yang Bebas dari Jeratan Hukum dan Bersimpuh di Kaki Sang Ibunda di Ruang Sidang

Chandra Iswinarno Jum'at, 28 Januari 2022 | 21:15 WIB

Pecah Tangis Agus Mustofa Pencuri Motor yang Bebas dari Jeratan Hukum dan Bersimpuh di Kaki Sang Ibunda di Ruang Sidang
Detik-detik Mengharukan Jaksa Agung Beri Restorative Justice ke Agus. (TikTok/@kejaksaan.ri)

Agus yang nekat mencuri kendaraan bermotor milik majikannya akhirnya mendapat keajaiban akibat pengorbanannya untuk sang bunda

SuaraJabar.id - Pemuda asal Kampung Cibiru Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat bernam Agus Mustofa tak kuasa meneteskan air matanya usai mendengar keputusan bebas dari tuntutan pidana yang dihadapinya dan mendapat maaf dari korban.

Kisah miris pria kelahiran 28 tahun silam ini menjadi viral, lantaran seharusnya dia terancam menjalani hukuman mendekam di balik jeruji, usai melarikan kendaraan milik sang majikan.  

Namun keajaiban bertindak kemudian, saat korban dan Jaksa Penuntut mengetahui bahwa aksinya dilandasi atas dasar kebutuhan hidup untuk sang ibunda.  

Dalam unggahan akun media sosial Tiktok Kejaksaan Republik Indonesia, @kejaksaan.ri momen pembebasan tersebut diabadikan. Jaksa penuntut umum memberikan pengampunan melalui restorative justice atas kasus pencurian sepeda motor sang majikan.  

Baca Juga: Video Haru Agus yang Maling Demi Hidupi Ibunya Divonis Bebas, Dimaafkan Korban Lalu Sujud

Sang majikan akhirnya memaafkan Agus dan memutuskan berdamai dengan pemuda yang diketahui memiliki penyakit TBC akut tersebut.  

Dalam video unggahan yang terpampang, Agus yang saat itu telah mengenakan baju tahanan berwarna orange menitikkan air mata saat Jaksa membacakan penghentian penuntutan terhadap Agus. Pembacaan keputusan ini bahkan dihadiri oleh sang ibu.  

" Jaksa menghentikan penuntutan terhadap Agus, disaksikan langsung di depan ibunya sendiri," tulis kapsen video yang memperlihatkan suasana persidangan.  

Agus yang dibantu petugas, seketika langsung melepas baju tahanan. Tak lama, ia pun bersujud bersimpuh di hadapan sang ibundanya dengan uraian airmata.  

"Agus bersujud meminta maaf kepada ibunya, dan berjanji tidak akan membuat ibunya menangis lagi," tulis kapsen dengan pemandangan ibu anak ini.  

Baca Juga: Bikin Hengky Kurniawan Disenggol Jaksa Agung, Ternyata Bukan TBC yang Bikin Agus Bebas dari Jeratan Hukum

Suasana haru biru pun jelas terasa di dalam ruangan tersebut, kisah kasih sayang antara anak dengan ibundanya sukses membuat seisi ruangan ikut bergetar hatinya.  

Cuplikan video juga memperlihatkan saat Kejari Cimahi memberikan bantuan berupa sembako kepada Agus dan ibunya.  

Unggahan yang telah disaksikan oleh 14 juta lebih pengguna Tiktok ini juga dibanjiri komentar beragam dari warganet yang turut hanyut dalam memori tak terganti tersebut.

"Gue salut, dari jutaan anak anak yang minta dibelikan ini itu dari orangtua, Agus malah siap dengan konsekuensi pidana yang penting adalah ibu," tulis akun @Uno***.

"Gak terasa airmata menetes," ungkap akun lain @mamada***.

" Ya Allah semoga Allah kasih rejeki buat Agus yang ikhlas menjaga ibu," ucap yang lain @Siti***.

Keputusan ini pun mendapatkan reaksi positif yang ditujukan untuk Jaksa dan korban yang berbaik hati melihat kasus ini dari sisi nurani.  

"Jaksa dan korban hatinya sangat luar biasa," kata akun Chairul***.

Untuk diketahui Restorative Justice ini diumumkan langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin ketika berkunjung ke Kejati Jabar di Kota Bandung pada Selasa ( 25/1/2022). 

Agus diketahui membawa pergi sepeda motor milik majikannya pada 29 November 2021 lalu akibat permasalahan rumah tangga dengan sang istri yang membuat pikirannya kalang kabut tak terkendali hingga nekat mencuri.  

Agus sempat terdampar di TPA Bantar Gebang Bekasi,  ia kemudian menggadaikan sepeda motor tersebut tanpa adanya surat surat kepada seorang pemilik warung di daerah itu.  

Delapan hari kemudian Agus pun ditemukan keberadaannya berikut sepeda motor yang telah ditebus dengan mahar Rp 1 juta. Hingga kemudian Agus harus merelakan dirinya dijemput oleh aparat kepolisian.  

Sempat menjalani dinginnya dinding jeruji besi, kondisi Agus rupanya menurun saat itu dengan dugaan TBC akibat batuk berkelanjutan hingga mengeluarkan darah.  

Sampai akhirnya Agus harus mendapatkan perawatan Intensif Care Unit ( ICU)  di Rumah Sakit Sartika Asih.  

Mukijat pun terjadi saat kondisi kesehatan Agus berangsur pulih,  dimana sang majikan akhirnya memaafkan dirinya dan mengakhiri tuntutan dengan jalan damai.

Kontributor : Ririn Septiyani

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait