SuaraJabar.id - Musibah menimpa musisi dan penulis kondang tanah air, Fiersa Besari yang mengalami kehilangan dalam tabungannya senilai belasan juta rupiah. Anehnya lagi pencurian rekening tersebut menggunakan metode Cardless (tanpa kartu).
Peristiwa tak mengenakkan yang menimpa Fiersa ia ceritakan melalui story Instagramnya @fiersabesari.
Ia menceritakan bahwa ia menyadari adanya kejanggalan dalam transaksi perbankan miliknya pada Jumat ( 28/1/2022) melalui aplikasi online salah satu bank swasta.
Ia sangat kaget ketika terdapat transaksi uang dari rekeningnya telah berpindah tangan dengan nilai belasan juta.
Baca Juga:Viral Curhat Pilu Beli Mainan Harga Selangit, Malah Dimaling Keluarga Sendiri, Bikin Publik Emosi
Dalam laporan transaksi kejadian itu terjadi pada Kamis ( 27/1/2022) saat ia ada dirumah.
Fiersa mengalami kebobolan uang di rekeningnya senilai total Rp 13.250.000,-. yang dilakukan dalam dua kali transaksi, pertama melalui transfer senilai Rp 12 juta pada pukul 06.12 WIB, dan penarikan tunai ATM senilai Rp. 1.250.000 pada pukul 06.54 WIB.
Anehnya adalah penarikan dan transfer tersebut melalui cardless dan dilakukan di ATM Pasar Induk Gede Bage, di mana seumur hidupnya Fiersa mengaku tak pernah melakukan transaksi di gerai ATM tersebut.
"Saya udah mengingat baik baik dan seumur hidup belum pernah melakukan transaksi di ATM Pasar Induk Gede Bage, " tulisnya dalam story tersebut.
Ia menyebutkan pencurian dengan metode Cardless itu membuat dirinya kebingungan. Cardless yang mengharuskan konfirmasi dari telepon genggam si pemilik ATM tentu membuatnya bertanya tanya.
Pasalnya kartu ATM dan telepon genggam yang terhubung tidak pernah jauh dari jangkauannya, jadi bagaimana mungkin uangnya bisa ditarik pihak lain menggunakan metode cardless ditempat yang tak pernah ia datangi pula.
"Kartu ATM dan Hp tidak pernah jauh dari saya, yang tahu pin dan pasword cuma saya dan beberapa orang terdekat yang pada saat kejadian pun ada dirumah, " ungkapnya lagi.
Fiersa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak bank dan mengecek CCTV yang terekam di dalam gerai ATM Pasar Induk Gede Bage.
Fiersa kembali dibingungkan ketika uang yang diambil hanya sebagian kecil dari jumlah yang ada dalam rekening tersebut, kecurigaan mengenai adanya aplikasi yang menyadap hingga kebocoran data.
Hingga kemudian secara tiba-tiba muncul pesan dalam kolom Direct Mesagge (DM) milik istri Fiersa, Aqia yang berisi permohonan maaf dari sosok yang diduga pelaku dengan menyertakan alasan mengambil uang dan menampilkan bukti transfer pengembalian dana.
Keanehan berikutnya adalah bukti transfer memang telah dikirim namun uang yang tertera dalam bukti tersebut tak ada didalam rekening yang dituju yakni rekening milik Aqia, maka kecurigaan Fiersa pun bertambah mengarah kepada orang terdekat karena si pelaku rupanya mengetahui nomor rekening sang istri.
- 1
- 2