14 Orang Meninggal karena Covid-19 pada Hari Pertama Lebaran 2022

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan, terdapat penurunan kasus aktif harian di Indonesia sebanyak 217 jiwa dan secara total menjadi 7.257 kasus aktif

Galih Prasetyo
Senin, 02 Mei 2022 | 23:45 WIB
14 Orang Meninggal karena Covid-19 pada Hari Pertama Lebaran 2022
Ilustrasi Covid-19. [Antara]

SuaraJabar.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan, terdapat penurunan kasus aktif harian di Indonesia sebanyak 217 jiwa dan secara total menjadi 7.257 kasus aktif, sementara 14 orang dinyatakan meninggal dunia akibat COVID-19 pada Senin.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, jumlah kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 168 kasus, sehingga totalnya menjadi 6.047.208 sejak Maret 2020. Sementara angka kesembuhan harian bertambah 371 jiwa atau secara total menjadi 5.883.664 jiwa.

Sementara itu, ada 45.958 spesimen yang selesai diperiksa hingga Senin siang, terdiri dari 8.492 dari Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), 73 dari tes cepat molekular (TCM), serta 37.393 dari Antigen.

Uji laboratorium melaporkan, terdapat 1 spesimen invalid dan inkonklusif. Dengan demikian positivity rate spesimen harian COVID-19 di Indonesia mencapai 1,39 persen.

Baca Juga:Sudah 40.181.376 Orang Terima Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tertinggi harian terjadi di Jakarta mencapai 88 kasus, 197 jiwa dinyatakan sembuh, sementara dua orang meninggal dunia. Provinsi dengan kasus tertinggi harian berikutnya adalah Banten mencapai 20 terkonfirmasi positif, 25 pasien sembuh, dan nihil kematian.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus harian COVID-19 tertinggi ketiga pada Senin mencapai 15 kasus terkonfirmasi positif, 48 orang dinyatakan sembuh, dan tiga pasien meninggal dunia.

Provinsi Bali ada di urutan keempat dengan 10 kasus positif harian, 16 pasien dinyatakan sembuh, dan dua kasus meninggal dunia. Selanjutnya Jawa Tengah dengan kasus harian mencapai sembilan kasus, 17 pasien sembuh, dan lima kematian.

Sebelumnya, Dokter spesialis pulmonologi dari RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Pompini Agustina S., mengingatkan agar masyarakat yang melakukan silaturahim saat mudik Lebaran untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan terutama ketika menghadapi orang lanjut usia yang masuk dalam kelompok rentan. [ANTARA]

Baca Juga:Ilmuwan Prediksi 200 Juta Orang di Dunia Alami Long Covid-19, Kok Bisa?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak