Tiga Siswa SMP yang Jadi Pelaku Pengeroyokan di Cimahi Belum Dikeluarkan dari Sekolah, Ini Alasannya

Tiga pelaku penganiayaan yang saat ini ditahan pihak kepolisian hingga saat ini masih tercatat sebagai siswa SMP di Kota Cimahi.

Galih Prasetyo
Kamis, 19 Mei 2022 | 13:03 WIB
Tiga Siswa SMP yang Jadi Pelaku Pengeroyokan di Cimahi Belum Dikeluarkan dari Sekolah, Ini Alasannya
Ilustrasi. [Dok.Antara]

SuaraJabar.id - Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono mengatakan, tiga pelaku penganiayaan yang saat ini ditahan pihak kepolisian hingga saat ini masih tercatat sebagai siswa SMP di Kota Cimahi.

Dinas Pendidikan dan SMP tempat ketiga pelaku sekolah belum mengeluarkan mereka yang kini masuk kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Harjono mengatakan, pihaknya masih menunggu proses hukum oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

"Belum dikeluarkan statusnya dari sekolah. Kita melihat proses hukumnya. Proses hukumnya kami percayakan ke APH," kata Harjono saat dihubungi Suara.com pada Kamis (19/5/2022).

Ditegaskan Harjono, pihaknya menghargai proses hukum yang ditempuh pihak keluarga korban dan penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Untuk itu, pihaknya saat ini akan fokus untuk mencarikan solusi agar hak belajar ketiga siswa SMP yang menjadi ABH tersebut tetap bisa terpenuhi.

Baca Juga:Kapolres Jepara Tegaskan Tewasnya FR Murni Pengeroyokan Kelompok Bukan Tawuran Warga Desa

Apalagi ketiga siswa tersebut pada awal Juni mendatang akan menghadapi jadwal ulangan semester. "Apapun yang terjadi hak belajar anak yang menjadi konsentrasi kami karena tetap harus dipenuhi. Kan ini anak+anak kelas 8. Ini yang harus dipikirkan nanti awal Juni harus bisa ikut ulangan semester," sebut Harjono.

Selain ketiga siswa yang menjadi ABH, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap korban maupun anak-anak lainnya saat saat kejadian penganiayaan berada di lokasi. Harjono mengatakan, anak-anak tersebut sudah dilakukan pembinaan.

"Temen-temennya yang kemarin ada di lokasi, yang nonton kan ada. Itu sudah dilakukan pembinaan dan sanksi yang edukatif," ujarnya.

Harjono melanjutkan, kejadian ini tentunya harus menjadi perhatian khusus. Apalagi pihaknya menduga ada kelompok-kelompol tertentu yang dibuat para pelajar di Kota Cimahi. Dirinya sudah mengintruksikan para kepala sekolah agar memberikan pembinaan rutin kepada para siswanya.

"Ini warning bagi kita untuk pencegahan. Mereka kemarin sudah dikumpulkan (pembinaan), nanti suatu saat ada siraman rohani. Itu yang dilakukan di sekolah agar tidak terjadi hal sama," pungkas Harjono.

Baca Juga:Pelaku Pengeroyokan Pria di Kedai Tuak Medan Ditangkap, Polisi Bilang Begini

Sebelumnya, ketiga siswa berinisial MAS (14), FA (14) dan MIZ (14) diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi. Ketiganya terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban, hingga videonya viral di media sosial.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak