facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Bobotoh Meninggal Dunia, Ridwan Kamil: Tidak Ada Sepak Bola yang Lebih Berharga daripada Nyawa Manusia

Galih Prasetyo Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:31 WIB

Dua Bobotoh Meninggal Dunia, Ridwan Kamil: Tidak Ada Sepak Bola yang Lebih Berharga daripada Nyawa Manusia
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas kepergian putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril ke liang kubur tempat peristirahatan terakhirnya di Islamic Center Baitul Ridwan di Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Senin (13/6/2022) siang.

"Semoga alhmarhum Sopiana Yusuf dan Ahmad Solihin, diterima segala amal perbuatannya di dunia dan ditempatkan di tempat terbaikNya,"

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan ucapan duka cita mendalam terkait meninggalnya dua orang suporter Persib di Stadion GBLA, Jumat (17/6/2022).

Ucapan duka itu diunggah Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya, @ridwankamil. Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil itu bahwa tidak ada sepak bola yang lebih berharga dibanding nyawa manusia.

"Di tengah kebahagiaan bobotoh atas kemenangan tersebut, terselip sebuah berita duka," tulis caption yang diunggah Ridwan Kamil.

"Tidaka ada sepak bola yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Semoga alhmarhum Sopiana Yusuf dan Ahmad Solihin, diterima segala amal perbuatannya di dunia dan ditempatkan di tempat terbaikNya,"

Baca Juga: Dua Bobotoh Meninggal di GBLA, Polisi Sebut Gegara Tak Sabar Ingin Masuk Stadion

"Semoga tidak ada kejadian serupa yang kembali terjadi di tanah air tercinta,"

Sementara itu, dari keterangan pihak kepolisian, Polrestabes Bandung, penyebab meninggalnya dua bobotoh ini disebabkan antrean penonton yang membeludak saat ingin masuk ke stadion.

Menurut penjelasan dari Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung, mengacu pada prosedur, seharunya para penonton terlebih dahulu menunjukkan tiket jika ingin masuk ke stadion. Namun, kata dia, banyak penonton yang tak sabar ingin masuk ke dalam gedung stadion.

"Dugaannya itu adalah tidak sabar ingin masuk, terburu-buru. Padahal sudah diimbau agar antre dan antrean-nya juga sudah ada," kata Aswin.
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mencatat ada sebanyak delapan pintu akses masuk ke stadion yang jebol karena massa yang membeludak.

Adapun Stadion GBLA dapat menampung penonton totalnya sebanyak 38 ribu. Namun, Ibrahim memperkirakan massa yang hadir ke area tersebut diprediksi mencapai 40-45 ribuan.

Baca Juga: Dua Bobotoh Meninggal Dunia Saat Laga Persib Bandung vs Persebaya, Polisi: 8 Akses Pintu Masuk ke Stadion Jebol

"Kondisi penonton yang tidak mempunyai tiket memaksakan untuk masuk dan menjebol pintu, saat bergerombol dan berdesakan tersebut, ada seseorang yang di gotong oleh beberapa penonton lain keluar kerumunan dalam keadaan lemas," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait