facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ribuan Kosmetik Ilegal Disita dari Sejumlah Salon hingga Klinik Kecantikan di Jawa Barat

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:41 WIB

Ribuan Kosmetik Ilegal Disita dari Sejumlah Salon hingga Klinik Kecantikan di Jawa Barat
Sejumlah kosmetik ilegal diamankan petugas Balai BPOM Bandung di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/8/2022). [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]

Paling banyak, menurutnya kosmetik ilegal itu diamankan dari Kabupaten Karawang.

SuaraJabar.id - Nyaris empat ribu kosmetik ilegal yang tidak punya izin edar serta kedaluwarsa diamankan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung.

Kosmetik ilegal itu diamankan setelah melakukan pengecekan ke 30 lokasi penjualan hingga distributor kosmetik.

Kepala Balai BPOM Bandung Sukriadi Darma mengatakan totalnya ada sebanyak 3.826 buah kosmetik yang disita dari 182 jenis kosmetik. Ribuan kosmetik itu diamankan dari agen, salon, hingga klinik kecantikan.

"Ada tiga kategori yaitu kosmetik yang kedaluwarsa sudah lewat, kemudian kosmetik tanpa izin edar yang lokal, dan tanpa izin edar yang impor," kata Sukriadi di Kantor Balai BPOM Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Saksi Kebingungan saat Kuasa Hukum Ade Yasin Tunjukan Selembar Kertas Ini

Menurutnya ribuan kosmetik itu diamankan dari delapan daerah, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, dan Kota Bekasi.

Paling banyak, menurutnya kosmetik ilegal itu diamankan dari Kabupaten Karawang. Di daerah tersebut pihaknya mengamankan sebanyak 2.178 buah kosmetik ilegal.

Dari mayoritas barang yang disita, menurutnya merupakan kosmetik produksi lokal. Sehingga menurutnya di dalam negeri masih banyak oknum produsen kosmetik yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Biasanya mereka jual satu paket krim (kosmetik) untuk pagi, siang, dan sore. Dan mengklaim bisa memutihkan wajah dalam waktu cepat. Ini yang membuat masyarakat tertarik," kata dia.

Dia menilai maraknya produsen kosmetik ilegal itu juga didorong oleh faktor permintaan yang tinggi. Karena menurutnya masih banyak masyarakat yang menginginkan perawatan untuk kebutuhan kecantikan.

Baca Juga: Beredar Kabar Tawuran Siswa SMK di Bandung Makan Korban Jiwa, Begini Faktanya

Padahal, kata dia, kosmetik yang tidak jelas produksinya bisa saja menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Sehingga ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan dalam membeli produk kecantikan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait