Dede Yusuf Sebut Kabupaten Bandung Butuh Ikon Wisata untuk Dongkrak Kunjungan

"Kalau bicara Kabupaten Bandung. Ini kurang jelas. Strowberi misalnya, di daerah lain juga banyak," kata Dede Yusuf.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 15 Agustus 2022 | 07:56 WIB
Dede Yusuf Sebut Kabupaten Bandung Butuh Ikon Wisata untuk Dongkrak Kunjungan
Dede Yusuf [Suara.com/Yuliani]

SuaraJabar.id - Anggota Komisk X DPR RI, Dede Yusuf Macan Efendi mengatakan Kabupaten Bandung membutuhkan ikon pariwisata untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

Dede Yusuf mengatakan, keberadaan ikon wisata menjadi faktor yang penting untuk mendongkrak ekonomi masyarakat pariwisata.

Belum adanya ikon pariwisata sangat disayangkan. Pasalnya kata dia, Kabupaten Bandung banyak memiliki destinasi wisata yang terkenal, namun tidak ditopang oleh ikon pariwisata khususnya dalam hal makanan atau minuman.

"Orang pada tahu Pangalengan, Ciwidey dan tempat lain yang berhubungan dengan pariwisata. Tapi tidak ada ikon pariwisata yang menyeluruh," ujar Dede Yusuf, Minggu (15/8/2022).

Baca Juga:Tandang ke PSS Sleman, Pelatih Persib Bandung Wanti-wanti Tekanan Suporter Tuan Rumah

Dia mencontohkan, Kabupaten Bandung Barat yang memiliki Tahu Lembang sebagai ikon pariwisata. Sehingga banyak wisatawan yang ketika berwisata ke Lembang dianggap tidak lengkap apabila belum mencicipi atau membawa tahu lembang sebagai oleh-oleh.

Pun dengan daerah lain seperti Cianjur yang memiliki ikon tauco atau Sumedang dengan tahunya.

"Kalau bicara Kabupaten Bandung. Ini kurang jelas. Strowberi misalnya, di daerah lain juga banyak," katanya.

Kopi lanjut Dede, memang menjadi salah satu kelebihan Kabupaten Bandung. Namun kurang begitu dikenal oleh masyarakat luas jika produk pertanian tersebut berasal dari Kabupaten Bandung.

"Kopi Kabupaten Bandung itu menjadi yang terbaik di dunia," katanya.

Baca Juga:Julukan Klub Sepak Bola Indonesia dari Sabang Sampai Merauke: Mayoritas Gunakan Nama Hewan

Sejumlah kopi memang banyak dikenal oleh masyarakat luar, termasuk di dunia. Seperti java preanger, atau kopi puntang. Namun, brand yang melekat bukan Kabupaten Bandung.

"Ini menjadi tugas pemerintah Kabupaten Bandung untuk lebih melakukan branding kopi. Misalnya membranding kabupaten bandung sebagai cofee heaven," katanya.

Dengan branding yang kuat, Dede meyakini pecinta kopi arabica di dunia bisa berbondong-bondong ke Kabupaten Bandung untuk mencicipi kenikmatan kopi asal Kabupaten Bandung di tempat asalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak