Lima Fakta Tewasnya Tukang Bakso di Palabuhanratu yang Jasadnya Ditemukan di Selokan

Dari hasil temuan awal kami mendapatkan kecurigaan apakah ini meninggal jatuh atau penyakit lainnya maka kami melaksanakan otopsi di RS Kramat Jati, katanya.

Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 03 September 2022 | 13:17 WIB
Lima Fakta Tewasnya Tukang Bakso di Palabuhanratu yang Jasadnya Ditemukan di Selokan
TKP kecelakaan yang menewaskan tukang bakso di Jalan Raya Jayanti, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

Selain itu, kata Dedy, polisi juga di TKP menemukan bekas seretan benda di atas aspal, karet spion dan jam tangan korban.

“Dari hasil temuan awal kami mendapatkan kecurigaan apakah ini meninggal jatuh atau penyakit lainnya maka kami melaksanakan otopsi di RS Kramat Jati,” katanya.

2. Hasil Otopsi

Hasil dari autopsi yang diterima Polisi dari Dokter di RS Kramat Jati Jakarta, ditemukan beberapa luka di tubuh korban.

“Yaitu dada, perut, bahu dan siku ada luka lecet, otak kiri ada pendarahan, lambung bagian kiri robek, limpah sebelah kiri robek, jantung robek, paru-paru bagian kiri robek. Dapat kami simpulkan berdiskusi dengan dokter bahwa ini benturan benda keras,” kata Dedy.

Usai mendapatkan hasil autopsi tersebut, Dedy kemudian memerintahkan Unit Reskrim bersama Unit Laka Satlantas untuk memeriksa ulang di sekitar lokasi TKP, memastikan apakah ada kejadian Kecelakaan lalu lintas.

3. Ditabrak ABG

Usai mendapatkan hasil autopsi tersebut, Dedy kemudian memerintah Unit Reskrim bersama Unit Laka Satlantas untuk memeriksa ulang di sekitar lokasi TKP, memastikan apakah ada kejadian Kecelakaan lalu lintas.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat di Desa Jayanti yang memberikan informasi bahwa benar hari Senin tanggal 29 Agustus sekitar pukul 19.30 WIB benar terjadi ada laka tunggal,” imbuhnya.

Pada saat itu warga mengetahui bahwa korban Kecelakaan tunggal itu beridentitas SDT (14 tahun). Usai kecelakaan, yang bersangkutan pingsan kemudian dilarikan ke rumah saudaranya yang berada di Citepus sebelum akhirnya dibawa ke rumahnya di Cikakak untuk mendapatkan perawatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak