Selain mempersiapkan strategi penyaluran, PT Pos Indonesia juga menyediakan dashboard yang dapat diakses secara realtime oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
“Wajib melaporkan progress penyaluran setiap hari kepada Kemensos. Termasuk data yang belum berhasil bayar, kami harus menjelaskan penyebabnya. Kami melaporkan bahwa KPM gagal bayar karena sedang di luar kota, itu tugas teman-teman di lapangan memastikan apakah KPM sudah kembali atau belum. Cara itu banyak berhasilnya. Ketika kita konfirmasi ulang, berhasil disalurkan,” tuturnya.
Baik Kemensos maupun PT Pos Indonesia selaku penyalur bantuan berharap, agar BLT BBM seluruhnya dapat tersalurkan 100 persen.
“Kami sama seperti Kemensos, ingin BLT BBM untuk 20,65 juta KPM tersalurkan 100 persen. Jika ada yang tidak tersalurkan, misalnya meninggal dan KK tunggal, maka akan digantikan, dikasih data baru dan kita bayarkan,” ujarnya.
Baca Juga:PT Pos Indonesia Pastikan Penyaluran BLT BBM Langsung Dirasakan Masyarakat
Hendra Sari berharap, PT Pos Indonesia akan terus dipercaya pemerintah untuk menyalurkan beragam bantuan kepada masyarakat.
“Harapan kami, kekuatan atau kelebihan yang dimiliki PT Pos, silakan dimanfaatkan pemerintah untuk menyalurkan bantuan. Kami siap menjadi bagian dari pemerintah mendukung penyaluran bantuan apapun yang harus tiba di tangan penerima dengan cepat, tepat, dan akuntabel. Kami memiliki keunggulan memiliki dashboard sehingga ini memberikan kemudahan dalam melaporkan atau mempertanggungjawabkan,” katanya.
Penyaluran BLT BBM senilai Rp300 ribu dan bansos sembako Rp200 ribu disambut suka cita KPM di berbagai daerah. Salah satunya di Bandung, Jawa Barat. Mereka juga menerima Bantuan Modal Kerja (BMK) dari Presiden senilai Rp1,2 juta.
Nani Sadiah, KPM dari Kelurahan Dunguscariang, Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu penerima. Perempuan yang sehari-hari berjualan minyak keliling itu bahagia menerima bantuan modal.
“Saya sangat merasa terbantu sekali dengan BLT BBM Rp300 ribu, bansos sembako Rp200 ribu, dan bantuan (BMK) dari Presiden Rp1,2 juta. Uangnya akan digunakan untuk modal usaha berjualan minyak keliling,” kata Nani.
Baca Juga:Pos Indonesia: BLT BBM di Jawa Barat Sudah Tersalurkan hingga 99,48%
Nani pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan pemerintah atas pemberian bantuan tersebut.