Lagi Halo-halo Bandung sangat melekat sekali bagi Restu sejak duduk di bangku sekolah karena ia sering mendengarkannya. Bahkan, lagu itu bukan hanya populer di Bandung dan sekitarnya saja melainkan sudah sampai ke luar daerah.
Salah satu buktinya terekam lewat tayangan video yang diunggah akun Youtube Roll Media 2. Video yang diunggah enam tahun lalu itu diberi judul Halo Halo Bandung - Angklung Malioboro Carehal bareng Suporter Persib Bandung (Pengamen Jogja).
Ditemani alat musik tradisional jenis angklung, terlihat sejumlah pria dengan asyiknya menyanyikan lagu Halo-halo Bandung ditengah keramaian malam Yogyakarta. Warga yang hadir pun nampak menikmati suguhan itu.
Bagi Restu, sebab lagunya sangat bersejarah dan murni karya anak bangsa, menurutnya apa yang dilakukan di animasi asal Malaysia dengan mengubah lagu tersebut seharusnya tidak bisa dibiarkan.
Baca Juga:Lagu Helo Kuala Lumpur Dituding Jiplak Halo-Halo Bandung, Akun YouTube Malaysia Tutup Kolom Komentar
Apalagi pihak Malaysia bukan sekali ini saja mengklaim kebudayaan asal Indonesia.
"Menurut saya minimal ada proteslah, ada peringatan. Lagu ini kan sangat kental sekali dengan sejarah perjuangan zaman penjajahan dulu," ujar Restu.
Halo-halo Bandung Dimata Siswa
Lagu Halo-halo Bandung bukan hanya populer di kalangan masyarakat umum, tapi juga di kalangan siswa.
Sekalipun mereka tak terlalu menyukai pelajaran seni atau kebudayaan. Namun lagu itu memang sering didengar hingga melekat dibenak, bukan hanya di Kota Bandung, tapi di sekitarnya.
Baca Juga:Kembali Berulah, Malaysia Plagiat Lagu Nasional Indonesia Halo-halo Bandung Jadi Hello Kuala Lumpur
Seperti bagi siswa di Kota Cimahi yang bertetangga dengan Kota Bandung. Reza Syaef Nurali, siswa kelas XII salah satu sekolah kejuruan itu mengaku hafal lagu karya Ismail Marzuki itu.