-
Slank merilis lagu "Republik Fufufafa" sebagai kritik sosial terhadap kondisi negeri yang kacau akibat keserakahan pemimpin, masalah stunting, hingga rendahnya tingkat kecerdasan dan kesopanan masyarakat.
-
Karya terbaru Slank ini justru menuai sindiran pedas dari netizen yang menilai grup band tersebut hanya kritis karena sudah tidak lagi mendapatkan jatah kursi komisaris.
-
Publik mengungkit rekam jejak politik Slank di masa lalu, sehingga lagu baru ini dianggap sebagai bentuk kekecewaan politik daripada murni sebuah aspirasi atau kritik sosial.
Pada gak sopan juga kurang ajar
Pada sok tahu dan juga belagu
Diunggah dalam akun Instagram @undercover.id dengan membawa identitas rocknya serta riasan bak badut Slank membuat karya tersebut penuh dengan makna tersirat.
Namun bukannya pujian, dalam video itu Slank malah mendapat nyinyiran dari para netizen. Banyak yang mengatakan bila rilisnya lagu tersebut lantaran Slank tak mendapatkan kursi komisaris.
Baca Juga:Joget Penuh Kemewahan! Viral Video Pesta Diduga Anggota PAN Ini Bikin Publik Geram
“Kita masih inget kok lagu salam dua jari (emoji ketawa),” cuit @ii***rt.
“Aura kasih beli kismis, jatah komisaris abis lagu fufufafapun rilis. Salam komisaris(emoji tepuk tangan),” kata akun @pe***ls.
“Jatah komisaris habis,lagu pun rilis,” imbuh @mo***46.
“Lah kan dia pendukung mulyono dri dulu,” ungkap @ra***ra.
“Semenjak gabung politik, sejak saat itu juga ga slankers lagi (emoji jempol kebawah),” timpal @dz***ja.
Baca Juga:Gaji PPPK Butakan Mata? Viral Kisah Pilu Istri Dibuang Usai Suami Naik Status
Kontributor : Mira puspito