Gubernur Dedi Mulyadi Larang Total Penanaman Sawit di Jawa Barat Mulai 2026

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terbitkan aturan larangan total penanaman sawit baru demi selamatkan sumber air. Lahan sawit eksisting wajib ganti komoditas bertahap.

Andi Ahmad S
Kamis, 01 Januari 2026 | 22:55 WIB
Gubernur Dedi Mulyadi Larang Total Penanaman Sawit di Jawa Barat Mulai 2026
Ilustrasi kebun kelapa sawit di Jabar (Unsplash/James Lo)
Baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Barat resmi melarang total penanaman kelapa sawit baru mulai 2026 guna menjaga ketersediaan air dan menyelamatkan masa depan ekologi di wilayah Tanah Pasundan.

  • Larangan ini didasari kondisi geografis Jawa Barat yang sempit sehingga lebih cocok untuk tanaman kopi, teh, dan karet yang jauh lebih ramah lingkungan serta hemat air.

  • Dedi Mulyadi menginstruksikan alih komoditas lahan sawit yang ada serta menghentikan pembukaan lahan di kawasan konservasi vital seperti lereng Gunung Ciremai demi mencegah bencana kekeringan.

"Kalau yang di Cirebon ini saya enggak ada yang lapor. Kepala desa kalau lapor kan bisa diselesaikan. Gubernur enggak mungkin tahu semua hal setiap waktu," kata Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak