Ikon Sukabumi, Alun-alun Gadobangkong, Alami Kerusakan Signifikan

Fasilitas ikonik Alun-Alun Gadobangkong Sukabumi rusak, huruf *landmark* terlepas dan *deck selfie* ditutup. Pemda segera perbaiki; Sekda sebut angin laut percepat kerusakan pasca-serah terima aset.

Septiani Riski Eka Putri
Senin, 02 Maret 2026 | 14:30 WIB
Ikon Sukabumi, Alun-alun Gadobangkong, Alami Kerusakan Signifikan
Ilustrasi Perbaikan Alun-alun Gadobangkong yang mengalami kerusakan. (ANTARA/Ali Khumaini)
Baca 10 detik
  • Ikon baru Kabupaten Sukabumi, Alun-Alun Gadobangkong, mengalami kerusakan signifikan pasca-viral.
  • Huruf *landmark* utama terlepas dan *deck selfie* berbahaya, diverifikasi Sekda Ade Suryaman.
  • Pemkab Sukabumi segera perbaiki fasilitas ikon pariwisata tersebut karena lingkungan pesisir ekstrem.

Alun-Alun Gadobangkong di Jalan Kidang Kencana, Palabuhanratu, yang merupakan ikon baru Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami kerusakan signifikan.

Kerusakan fasilitas publik ini menjadi perhatian setelah sebelumnya sempat viral akibat rusaknya ornamen penyu raksasa di area tersebut.

Pemantauan pada hari Rabu (18/2/2026) menunjukkan bahwa kerusakan paling kentara terjadi pada *landmark* bertuliskan "ALUN ALUN GADOBANGKONG".

Huruf-huruf raksasa berwarna merah pada penanda lokasi tersebut dilaporkan terlepas dari dudukan aslinya dan tergeletak di lantai pedestrian.

Beberapa bagian dari material huruf tersebut ditemukan pecah dan tidak utuh, mengindikasikan adanya penurunan kondisi fisik secara keseluruhan.

Fasilitas lain yang dilaporkan mengalami kerusakan adalah area *deck selfie* yang populer di kalangan pengunjung.

Area *deck selfie* tersebut dinilai membahayakan keselamatan sehingga untuk sementara waktu tidak dapat dimanfaatkan oleh publik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, telah membenarkan kondisi kerusakan tersebut di lokasi tersebut.

Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi berencana untuk segera melaksanakan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak tersebut.

Ade Suryaman menjelaskan bahwa penyerahan aset dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kabupaten telah dilaksanakan sebelumnya.

Terdapat catatan khusus mengenai pengerjaan yang dinilai belum sepenuhnya sempurna pada saat serah terima aset kawasan tersebut.

Setelah proses serah terima, tanggung jawab pengelolaan kawasan Alun-Alun Gadobangkong diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan awal.

Salah satu faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab percepatan kerusakan fasilitas adalah kondisi lingkungan pesisir yang ekstrem.

Angin laut yang bertiup kencang di wilayah pantai diduga mempercepat proses pelapukan material bangunan dan ornamen di alun-alun.

Pihak Pemkab Sukabumi menyatakan komitmen untuk memperbaiki ikon wisata tersebut karena pentingnya bagi citra pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak