- Aktivitas cosplayer hantu di Jalan Asia Afrika Bandung dihentikan sementara setelah Maret 2026 karena laporan tindakan asusila oknum.
- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung melakukan evaluasi dan rapat koordinasi dengan komunitas cosplay terkait insiden tersebut.
- Cosplayer kini diizinkan kembali beraksi dengan syarat tidak memaksa foto, menjaga kesopanan, serta larangan pemerasan terhadap pengunjung.
Pemerintah Kota Bandung juga mengingatkan bahwa keberadaan cosplayer di kawasan wisata tersebut harus membawa citra positif bagi kota, bukan sebaliknya.
Karena itu, Disbudpar meminta komunitas cosplay untuk saling mengingatkan antaranggota, agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut Adi, kesalahan satu orang saja dapat berdampak besar terhadap citra komunitas bahkan pariwisata Kota Bandung secara keseluruhan.
“Jangan sampai kesempatan ini tercederai oleh ulah oknum. Jadi harus saling menjaga dan saling mengingatkan,” tegasnya.
Baca Juga:Viral Video Dedi Mulyadi Bagi Program Tebus Murah Motor, Diskominfo Jabar: Rekayasa AI
Kini, setelah sempat menghilang selama beberapa hari, sosok-sosok jurig Asia Afrika kembali hadir di antara keramaian wisata malam Bandung dengan harapan tetap menjadi hiburan unik tanpa menimbulkan keresahan bagi pengunjung.
Artikel ini telah dimuat di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Sempat Disetop Sepekan, Cosplayer ‘Jurig’ Asia Afrika Bandung Kembali Beraksi"