Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Sukabumi Batal Mulai Tahun Ini

Tol Jagoratu direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2025. Namun, rencana tersebut batal menyusul adanya pergeseran fokus anggaran di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Andi Ahmad S
Kamis, 28 Mei 2026 | 16:32 WIB
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Sukabumi Batal Mulai Tahun Ini
Pembangunan tol bocimi seksi 3. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah pusat resmi menunda pembangunan Tol Jagoratu sepanjang 34 kilometer yang semula dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2025.
  • Penundaan proyek terjadi akibat adanya pergeseran fokus anggaran untuk merampungkan pembangunan Tol Bocimi hingga ke wilayah Bandung.
  • Pemkab Sukabumi berharap investor swasta tertarik mengembangkan proyek tol tersebut guna mendukung potensi pariwisata serta ekonomi wilayah selatan.

SuaraJabar.id - Harapan masyarakat untuk melihat realisasi jalan tol menuju kawasan pesisir selatan Sukabumi harus tertunda. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengonfirmasi bahwa rencana pembangunan Tol Palabuhanratu atau yang dikenal dengan Tol Jagoratu (Jakarta-Bogor-Palabuhanratu) dipastikan tidak berjalan sesuai jadwal semula.

Proyek strategis sepanjang kurang lebih 34 kilometer yang menghubungkan wilayah Cibadak (ujung Tol Bocimi Seksi 2) menuju Palabuhanratu ini resmi masuk dalam daftar proyek infrastruktur yang ditunda oleh pemerintah pusat.

Semula, pembangunan Tol Jagoratu direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2025. Namun, rencana tersebut batal menyusul adanya pergeseran fokus anggaran di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menjelaskan bahwa prioritas pemerintah pusat saat ini adalah menuntaskan rute utama jaringan jalan tol yang sudah berjalan.

Baca Juga:Dibesarkan di Ujungberung, Sapi Khas Jawa Tengah Ini Dipilih Presiden untuk Idul Adha

"Ternyata tol dari wilayah Cibadak ke Palabuhanratu ini termasuk salah satu proyek infrastruktur yang pembangunannya ditunda oleh pemerintah pusat karena adanya pergeseran fokus anggaran," ungkap Ade Suryaman, dilansir dari SukabumiUpdate - jaringan Suara.com, Kamis (28/5/2026).

Ade memaparkan bahwa saat ini konsentrasi pembangunan dialokasikan untuk merampungkan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) secara utuh hingga tembus ke wilayah Cianjur dan Bandung. Jalur ini dinilai lebih mendesak untuk mengurai kemacetan kronis di jalur nasional sekaligus menghubungkan pusat ekonomi Jawa Barat.

"Konsep dari pusat itu menyelesaikan dulu sampai Sukabumi Seksi 3. Setelah itu, menyelesaikan Seksi 4 yang kemungkinan besar lanjut menuju Cianjur hingga ke Bandung Barat dan Bandung," tambah Ade.

Untuk tol Jagoratu, pembangunan nya bisa dimulai dengan dukungan investor. Menurut Ade untuk jalur menuju Palabuhanratu, Pemkab Sukabumi berharap ada dukungan dari investor atau pengembang swasta yang tertarik melihat besarnya potensi wilayah Kabupaten Sukabumi selatan.

Menurut Ade, akses tol menuju kawasan wisata dan pesisir selatan akan membuka peluang besar bagi sektor pariwisata, perdagangan, hingga pengembangan kawasan ekonomi baru.

Baca Juga:Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran

"Yang untuk Palabuhanratu, kita mengharapkan dengan adanya jalan tol ke Palabuhanratu pasti akan ramai. Siapa tahu ada pengembang dari swasta, karena potensi Kabupaten Sukabumi wilayah selatan itu bagus dan bisa dibangun," pungkasnya.

Jagoratu Jaman Jokowi

Rencana pembangunan Tol Jagoratu dimulai era Presiden Jokowi pada tahun 2022. Saat itu pemerintah pusat berencana mempercepat pembangunan akses tol menuju wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi khususnya Palabuhanratu dari tahun 2035 ke 2025.

Saat itu (tahun 2022) namanya adalah Tol Cibadak-Palabuhanratu (Cibaratu). Dalam rapat di pendopo Sukabumi, Staf Ahli Bupati Sukabumi Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Bambang Widyantoro saat itu (2022), menjelaskan bahwa rencana tol palabuhanratu sedang tahap penyusunan AMDAL.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat itu membantu sisi perencanaan tata ruang. Sementara terkait skema KPBU, akan dilaksanakan melalui tender konsesi pengelolaan jalan tol dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR.

Selain dalam rangka peningkatan aksesibilitas ke wilayah selatan yang memiliki potensi unggulan sektor pariwisata, pertanian, dan kelautan, juga akan sinergi dengan proyek strategis nasional di Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam Perpres 87 Tahun 2021. Pada Agustus 2022, Kementerian PUPR melalui BPJT mulai melakukan sosialisasi rencana pembangunan Jalan Tol Cibaratu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini