Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI

BNPP petakan 4 isu strategis perbatasan 2025-2029. Pemerintah siapkan anggaran Rp11,3 triliun pada 2026 untuk perkuat pembangunan dan kedaulatan wilayah terdepan Indonesia.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 03 Agustus 2026 | 15:06 WIB
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau perbatasan RI-Malaysia, Kecamatan Badau wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat. ANTARA FOTO/Teofilusianto Timotius.
Baca 10 detik
  • BNPP RI memetakan empat isu strategis pengelolaan perbatasan 2025–2029 terkait pembangunan, batas negara, dan kelembagaan.
  • Pemerintah menyiapkan anggaran Rp11,3 triliun untuk 552 program di 18 provinsi pada tahun 2026.
  • Pelaksanaan Rencana Aksi PBWN-KP 2026 melibatkan 29 kementerian guna memperkuat kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat.

SuaraJabar.id - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI memetakan empat isu strategis yang menjadi tantangan utama dalam pengelolaan batas wilayah negara dan pembangunan kawasan perbatasan sepanjang 2025–2029.

Pemerintah menyiapkan penguatan koordinasi lintas sektor melalui Rencana Aksi Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (PBWN-KP) Tahun 2026 dengan dukungan anggaran mencapai Rp11,3 triliun.

Sekretaris BNPP RI, Makhruzi Rahman, mengatakan pengelolaan kawasan perbatasan masih menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.

Empat isu utama tersebut meliputi pemerataan pembangunan kawasan perbatasan, penyelesaian batas wilayah negara dengan negara tetangga, penguatan pengelolaan lintas batas negara, serta peningkatan efektivitas kelembagaan dan koordinasi antarinstansi.

Baca Juga:AgenBRILink Permudah Akses Layanan Perbankan bagi Masyarakat di Perbatasan

Menurut Makhruzi, persoalan pembangunan masih menjadi tantangan besar karena sejumlah wilayah perbatasan menghadapi keterbatasan infrastruktur konektivitas, transportasi, akses telekomunikasi, hingga layanan dasar masyarakat.

"Dibutuhkan kolaborasi, komitmen, serta perencanaan dan pelaksanaan program yang terintegrasi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Kompleksitas tantangan di wilayah perbatasan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja," ujar Makhruzi di Bandung dalam pernyataan, Senin (3/8/2026).

Selain pembangunan, pemerintah juga masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian batas wilayah negara dengan negara tetangga.

Salah satunya penyelesaian sejumlah segmen batas dengan Malaysia dan Timor Leste, termasuk penanganan dampak sosial pascapenyelesaian Outstanding Boundary Problems (OBP) di Simantipal, Pulau Sebatik.

Di sisi keamanan, pengawasan jalur tidak resmi yang berpotensi menjadi akses kejahatan lintas negara juga menjadi perhatian.

Baca Juga:Isak Tangis Iringi Kedatangan Dua Korban Tewas di Perbatasan Cimahi-Bandung

Pemerintah turut mendorong percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), baik yang masih berstatus carry over maupun usulan pembangunan baru.

Dari sisi kelembagaan, BNPP menilai penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta penyempurnaan regulasi masih diperlukan agar pengelolaan kawasan perbatasan berjalan lebih efektif.

Pelaksanaan Rencana Aksi PBWN-KP Tahun 2026 sendiri telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Kepala BNPP Nomor 2 Tahun 2026. Regulasi tersebut menjadi pedoman bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan kawasan perbatasan.

Pada 2026, sebanyak 552 program dan kegiatan akan dilaksanakan oleh 29 kementerian/lembaga di 18 provinsi kawasan perbatasan.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp11,3 triliun, meningkat sekitar 77,46 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp6,4 triliun.

BNPP mencatat tiga kementerian dengan alokasi anggaran terbesar dalam rencana aksi tersebut yakni Kementerian Sosial sebesar Rp4,29 triliun untuk program perlindungan sosial, Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp3,93 triliun untuk pembangunan infrastruktur strategis, serta Kementerian Pertanian sebesar Rp949,29 miliar untuk penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di kawasan perbatasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak