- Ratusan anggota gangster terlibat tawuran bersenjata tajam di Jalan Raya Jakarta-Bogor pada Kamis dini hari.
- Polres Bogor mengepung lokasi kejadian, menangkap tiga pelaku, dan mengamankan tujuh bilah celurit besar.
- Seorang pemuda menderita luka bacok parah di tangan dan langsung dilarikan ke RSUD Cibinong.
SuaraJabar.id - Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mendadak mencekam pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
Tawuran kolosal yang melibatkan ratusan anggota gangster pecah selepas pukul 02.00 WIB, mengakibatkan jatuhnya korban luka dan penangkapan sejumlah pelaku.
Aksi brutal ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial, memperlihatkan massa yang memenuhi badan jalan sambil mengacungkan berbagai jenis senjata tajam (sajam) dari atas sepeda motor.
Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Yogi Nugraha, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari masyarakat yang resah melihat pergerakan massa dalam jumlah besar.
Baca Juga:Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
Setibanya di lokasi, petugas mendapati situasi yang sudah tidak terkendali. Polisi kemudian melakukan taktik pengepungan untuk memecah konsentrasi massa yang diperkirakan mencapai ratusan orang.
“Kejadian pukul dua pagi. Kami ikuti dari belakang hingga mereka terkepung, dan tawuran akhirnya pecah juga. Ada sekitar 200 sampai 250 motor, dengan perkiraan massa kurang lebih 400 orang,” ujar AKP Yogi Nugraha.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bentrokan ini bukan merupakan aksi spontan, melainkan pertempuran yang sudah direncanakan.
Kelompok-kelompok gangster tersebut diduga kuat telah membuat janji melalui media sosial untuk bertemu di titik tersebut guna melakukan aksi kekerasan.
Dalam operasi pembubaran massa tersebut, Satuan Samapta Polres Bogor berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku, 7 bilah senjata tajam jenis celurit berukuran besar yang digunakan untuk menyerang lawan.
Baca Juga:1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
Mirisnya, bentrokan ini memakan korban jiwa dari salah satu kelompok yang terlibat. Seorang pemuda dilaporkan mengalami luka bacok serius pada bagian tangan.
“Ada satu korban yang terkena bacokan, jarinya terkena sabetan celurit saat bentrokan berlangsung. Korban sudah dilarikan ke RSUD Cibinong semalam untuk mendapatkan perawatan medis,” tambah Yogi.
“Jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain. Nyawa taruhannya hanya demi ego kelompok atau geng. Kami akan tindak tegas setiap tindakan premanisme di jalanan,” pungkasnya.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara