- Warga Kota Bogor melakukan aksi borong masker pada Senin, 7 September 2026, akibat hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Stok masker di berbagai apotek dan minimarket ludes total dalam waktu kurang dari sehari karena tingginya permintaan warga.
- Pekerja lapangan mengalami keluhan kesehatan berupa mata perih dan napas berat akibat partikel debu vulkanik yang tajam.
"Saya nyari ke apotek sudah habis, ke minimarket juga sama lagi kosong. Akhirnya rencana mau cari secara online saja karena keluarga tetap harus beraktivitas di luar rumah," ungkap Sri.
6. Dampak Abu Vulkanik: Mata Perih dan Napas Berat
Keluhan kesehatan mulai muncul di kalangan pekerja lapangan, terutama pengemudi ojek online (ojol). Candra, seorang ojol di Bogor, menceritakan bahwa debu vulkanik kali ini terasa berbeda karena lebih tajam dan menyebabkan iritasi.
"Debunya kena mata perih banget, nggak kayak biasanya. Napas juga kerasa berat kalau nggak pakai masker," jelasnya.
Baca Juga:8 Bandara Tutup Dampak Abu Anak Krakatau, Bandara Kertajati Disiagakan Jadi Alternatif