- Sopir dan pedagang mengeluhkan keterbatasan jumlah serta jarak jauh toilet di Terminal Bubulak, Kota Bogor.
- Pengguna dikenakan tarif Rp2.000 untuk buang air dan Rp5.000 untuk mandi setiap kali menggunakan fasilitas tersebut.
- Kondisi ini memaksa para sopir menggunakan botol atau buang air sembarangan saat beraktivitas di terminal.
Keluhan mengenai fasilitas toilet juga disampaikan pedagang di Terminal Bubulak, Risno (56). Ia menyoroti seluruh toilet di terminal yang menurutnya dikenakan biaya.
Risno berharap pengelola menyediakan setidaknya satu toilet yang bisa digunakan secara gratis oleh masyarakat.
"Apalagi di sini toilet itu kan seolah-olah diperjualbelikan karena semua kan bayar, enggak ada yang gratis. Seharusnya kan di terminal itu gratis," kata Risno.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan terminal lain yang pernah ditemuinya. Menurutnya, keberadaan toilet gratis setidaknya dapat menjadi salah satu fasilitas dasar bagi pengguna terminal.
Baca Juga:Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
"Di Terminal Jawa, gratis. Enggak bayar. Walaupun ada yang bayar misalkan di sini ya enggak jadi masalah, tapi adalah satu toilet yang gratis gitu," ujarnya.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara