SuaraJabar.id - Jamaah First Travel yang menjadi korban investasi bodong tak hanya rugi secara materi. Bahkan, ada beberapa jamaat First Travel yang meninggal dunia diduga akibat jatuh sakit dan mengalami tekanan batin karena gagal berangkat ke Tanah Suci, Arab Saudi.
Pengacara korban First Travel Riesqi Rahmadiansyah menyebutkan, selama kasus First Travel berjalan, ada lima jamaah meninggal dunia. Untuk mengenang para jenazah, para korban menggelar tabur bunga bersaman dengan sidang lanjutan gugatan perdata perbuatan melawan hukum di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat.
"Baru kemarin jamaah korban First Travel meninggal dunia atas nama Sumarni di Tangerang. Beliau jamaah korban First Travel yang ke lima yang meninggal dunia," kata Riesqi, Selasa (23/4/2019).
Korban First Travel yang meninggal dunia tak lain merupakan orang yang berekonomi kecil. Maka itu, ia meminta kasus ini diperhatikan secara serius.
"Sebagain teman- teman jamaah korban First Travel bingun dan sudah banyak yang meninggal ini tidak ada respon dari kementrian agama, dan pemerintah, dan presiden," kata dia.
Oleh karena itu, pihaknya berencana mengajak rombongan korban First Travel ke kedutaan negara-negara kaya. Dengan harapan negara-negara kaya itu mau menyumbangkan uang untuk membantu jamaah ini.
"Kita akan ke Kedutaan Brunei, dan Arab Saudi karena negara sudah tidak hadir di sini. Absen pada kepentingan korban. Tapi negara hadir ketika aset First Travel dirampas. Ini jadi kontradiktif, uangnya dirampas tapi korban tidak dilihat atau diperhatikan," tandasnya.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Persiapan Menjelang Puasa, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Cara Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Update Longsor Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, 61 Korban Berhasil Diidentifikasi
-
Resmi Terbentuk Rumah Besar Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
-
5 Poin Penting Laporan Kuasa Hukum Bahar Smith Terhadap Istri Korban Pengeroyokan
-
Pihak Bahar bin Smith Laporkan Istri Korban Pengeroyokan ke Polres Bogor atas Dugaan Berita Bohong
-
BRI Dorong Bisnis Konsumer Lewat Kick-Off Consumer Expo dan Program Undi Hadiah Nasabah