SuaraJabar.id - Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang menjerat Habib Bahar bin Smith kembali digelar di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis (9/5/2019).
Sidang tersebut beragendakan keterangan saksi meringankan yang dihadirkan oleh kuasa hukum Bahar.
Kuasa hukum menghadirkan dua saksi meringankan dalam sidang itu. Keduanya yakni, Hamid dan Nurholis yang mengaku sebagai korban penipuan oleh CAJ dan MKU di Bali. MKU dan CAJ merupakan remaja yang menjadi korban penyiksaan oleh Bahar bin Smith.
Nurholis mengatakan MKU dan CAJ datang ke Bali dan mengaku sebagai Habib Bahar dan juga Alatas.
"Itu yang paling aktif berbicara Alatas (MKU)," jelas Nurholis dalam persidangan.
Menurutnya, awalnya Nurholis bersama rekan-rekannya di Bali tidak mencurigai gelagat MKU dan CAJ. Keduanya mengaku kehilangan uang dan kehabisan ongkos sehingga tidak bisa pulang ke Bogor.
Hamid yang pertama menemukan keduanya, langsung memberitahukan kepada Nurholis dan rekan-rekan lainnya terkait masalah itu.
Nurholis agak curiga lantaran Alatas (MKU) yang justru banyak bicara dan bukan Habib Bahar (CAJ). Namun, kata dia, MKU menegaskan kalau Bahar sedang rusak pita suaranya jadi tidak boleh banyak bicara.
"Yang banyak biacara ini Alatas (MKU) karena katanya habib Bahar (CAJ) ini habis diracun jadi pita suaranya rusak jadi jangan banyak bicara," katanya.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Bahar Bin Smith, Ahli Forensik Beberkan Luka Penganiayaan
Selain itu, Nurholis mengaku berprasangka baik saja kepada keduanya karena dia memiliki keyakinan harus menghormati tamu, apalagi tamunya merupakan keturunan nabi.
Nurholis dan rekan-rekannya mengaku sampai patungan mengumpulkan uang agar MKU dan CAJ bisa memiliki ongkos untuk pulang.
"Ya kan mereka ngakunya kehilangan uang di Bali," bebernya.
Jumlah uang yang dikumpulkan Nurholis dan rekan-rekannta mencapai Rp 4 juta. Uang hasil patungan itu langsung diserahkan kepada MKU dan CAJ.
"Yang serahkan uangnya itu almarhum Haji Usman," tukasnya.
Sampai CAJ dan MKU pulang menggunakan pesawat dari Bali, Nurholis belum juga tahu kalau MKU dan CAJ berbohong tentang pengakuannya sebagai Habib Bahar.
Tag
Berita Terkait
-
Habis Jalani Sidang, Habib Bahar Smith: Insyaallah Prabowo Menang
-
Sidang Lanjutan Bahar Bin Smith, Ahli Forensik Beberkan Luka Penganiayaan
-
Bahar Bicara Dalam Persidangan, Tanyakan Dugaan Pemalsuan Usia Korban MKU
-
Habib Bahar Smith Bakal Boyong 15 Saksi Meringankan ke Sidang Kasusnya
-
Dakwaan Jelas, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Bahar bin Smith
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri
-
KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor
-
Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?