SuaraJabar.id - Terungkapnya kasus penyelundupan Pil Yaba ke dalam Rumah Tahanan Kelas II B Kota Depok, Jawa Barat yang digagalkan petugas, berawal dari kecurigaan terhadap salah satu pengunjung berinisial G yang akan mengunjungi warga binaan berinisial F.
Kecurigaan tersebut kemudian dibutktikan petugas dengan memeriksa barang bawaannya melalui mesin pemindai.
"Anggota unit pemeriksaan barang bawaan, curiga terhadap satu barang bawaan susu," kata Kepala Rutan Kelas II B Kota Depok, Bawono Ika pada Kamis (16/5/2019).
Lantaran curiga, petugas rutan kemudian menghubungi anggota Narkoba Polres Kota Depok. Setibanya anggota Satnarkoba Kota Depok, langsung dibuka barang bawaan susu dalam kemasan tersebut.
Setelah dibongkar, dalam isi bungkus susu terdapat dua bungkus berisi tablet warna merah yang diduga narkotika.
"Pengunjung berinisial G ini langsung kita serahkan ke petugas polres bersama barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Warga binaan F ini juga terjerat kasus Narkoba," pungkasnya.
Untuk diketahui, narkoba Pil Yaba yang gagal diselundupkan ke Rutan Kelas II B Depok berasal dari Thailand. Sedangkan Pengunjung G tersebut diduga merupakan kurir barang haram tersebut.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Pil Yaba yang Gagal Diselundupkan ke Rutan Depok Berasal Dari Thailand
Berita Terkait
-
Pil Yaba yang Gagal Diselundupkan ke Rutan Depok Berasal Dari Thailand
-
Polisi Gagalkan Penyelundupan 2.385 Butir Pil Yaba ke Dalam Rutan Depok
-
Sebanyak 510 Warga Binaan Rutan Depok Terancam Tak Bisa Memilih
-
Tanggapan Dirjen Pemasyarakatan Soal Temuan Pungli di Rutan Depok
-
Kemasan Teri Medan, Sindikat Ini Selundupkan Obat Gila "Yaba" Asal Thailand
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
-
Menteri Wihaji: Membangun Manusia Tak Seperti Bikin Jalan, Hasilnya Baru Terlihat Jangka Panjang
-
Ungkapan Bangga Para Ayah di Bandung Saat Antar Buah Hati Masuk Sekolah: Waktu Cepat Berlalu
-
Kawal Ketat MPLS 5 Hari, Wali Kota Bandung Farhan Jamin Bebas dari Aksi Kekerasan
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia