SuaraJabar.id - Setelah memberlakukan parkir terpisah antara wanita dan pria di beberapa tempat parkir di Kota Depok. Kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Jawa Barat akan memasang alat pengeras suara di lampu merah untuk memutar musik daerah.
Kadishub Depok Dadang Wihana mengatakan, pemasangan musik itu sekaligus memberikan imbauan kepada pengendara agar tertib berlalu lintas.
"Kami akan ujicoba rekayasa lalu lintas dengan suara- suara imbauan lalu lintas dan musik khas daerah Betawi," kata Dadang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/7/2019).
Menurutnya, penerapan rekayasa lalin dengan memutar musik itu ditujukan agar pengendara tak stres di jalan. Dadang tak memungkiri bahwa di sejumlah jalanan di Kota Depok sering alami kemacetan saat di jam-jam tertentu terutama saat jam pulang kantor.
Lebih lanjut, Dadang mengatakan wacana pemutaran musik dalam rekayasa lalulintas di Depok ini mengadopsi beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan Thailand.
"Mengadopsi dari beberapa negara Asia seperti Kota Tokyo, Jepang; Bangkok, Thailand; dan Seoul, Korea Selatan. Di mana di sana macet namun tertib. Maka itu akan diterapkan di Kota Depok dengan cara memfasilitasi lampu merah ini dengan musik," kata dia.
Langkah yang dilakukan ini, tentunya Pemerintah Kota Depok tidak bisa melebarkan Jalan Margonda Depok. Maka dari itu diberlakukan rekayasa lalulintas dengan memasang musik budaya di beberapa lampu merah di pertigaan jalan Depok.
"Jadi kami merekayasa lalu lintas ini. Titiknya di Margonda untuk ujicoba yang akan dilakukan bulan depan," pungkasnya.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Selain Depok, 3 Tempat Ini Pernah Terapkan Sistem Parkir Terpisah
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati
-
Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat