SuaraJabar.id - Entah setan apa yang merasuki tubuh Ar. Pasalnya, remaja yang baru menginjak usia 16 tahun ini nekat menusuk perut ayah tirinya bernama Sujana (49) sampai tewas.
Peristiwa sadis itu terjadi di kediaman korban di Kampung Jatimulya RT 07/RW 07, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (8/9/2019) lalu.
Kepala Polsek Tambun Kompol Siswo mengatakan usai menikam ayah tirinya pada bagian perut, pelaku langsung beranjak melarikan diri.
"Saat kejadian, korban langsung di bawa ke rumah sakit Mitra Keluarga, sementara pelaku melarikan diri," kata Siswo kepada wartawan Rabu (18/9/2019).
Peristiwa bermula ketika korban dengan anak tirinya sedang menyortir barang limbah di depan rumahnya.
Sambil menyortir, korban berusaha menasehati anaknya tersebut. Namun, nasehat orang tua tirinya membuat tersangka tersinggung.
"Mulanya ada cekcok mulut antara korban dengan tersangka," ungkapnya.
Kesal dinasehati, tersangka langsung mengambil pisau yang ada di dalam rumah dan menikam perut sebelah kiri ayah tirinya.
Melihat ayahnya terkapar, tersangka langsung pergi meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah.
Baca Juga: Pluit Village Buka Suara Soal Penusukan Staf Restoran
Warga yang melihat korban terkapar langsung membawa korban ke Rumah Sakit Mitra Keluarga untuk mendapatkan perawatan.
Selama tiga hari mendapatkan perawatan intensif dari dokter. Akhirnya, korban mengembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.40 WIB.
"Kondisi luka korban sangat parah, dan korban meninggal dunia," ujarnya.
Siswo mengungkapkan, petugas baru mendapati kabar tersebut setelah korban sudah meninggal dunia dan sudah dikebumikan pihak keluarga.
"Kami melakukan pengejaran terhadap tersangka setelah mendapatkan kabar adanya aksi kriminal yang dilakukan oleh tersangka," ujar dia.
Dalam waktu singkat, petugas mendapati jejak tersangka yang kerap berpindah-pindah di wilayah Bekasi, Kabupaten Bekasi.
Pada Jumat (13/9/2019) pukul 15.00 WIB, tersangka berhasil ditangkap di wilayah wilayah Kecamatan Babelan.
Berita Terkait
-
Polisi Bekuk 2 Pelaku Pencabulan Anak yang Resahkan Warga Bekasi
-
Viral Video Rentenir Maling Celana Dalam, Diamuk Emak-emak
-
Pemkot Bekasi Minta Duit Bantuan Hampir Rp 1 Triliun, untuk Apa?
-
Pengidap Gangguan Jiwa Tewas Tenggelam di Kali Irigasi
-
Dua Tahun Melantai, Siswa SD Dekat Rumdin Walkot Bekasi Bisa Duduk di Kursi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sentil Carut-Marut Tambang Emas Ilegal di Bogor, Dedi Mulyadi: Data Saja Susah Karena Banyak Pemain
-
Hari ke-11 Longsor Cisarua: 85 Jenazah Berhasil Dievakuasi, 68 Korban Teridentifikasi
-
Jenderal Listyo Sigit: Pesan Eyang Meri Hoegeng adalah Api yang Menggelora bagi Anggota Polri