SuaraJabar.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus korupsi pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol) Kota Bekasi yang terletak di Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Polda Metro Jaya, AKBP Bhakti Suhendrawan, selama beberapa bulan ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dari Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.
Bahkan, eks Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Dadang Ginajar yang kini menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi sudah diperiksa oleh unit Tipikor Polda Metro Jaya.
Saat ini, kata dia, polisi melakukan penghitungan kerugian negara atas indikasi korupsi pembangunan Mako Satpol PP Kota Bekasi.
"Rencananya habis keluar perhitungan kerugian negara, kami mau menetapkan tersangka," kata Bhakti kepada Suara.com, Jumat (20/9/2019).
Bhakti mengatakan, tidak ada deadline dalam penetapan tersangka skandal korupsi pembangunan Mako Satpol PP Kota Bekasi itu.
"Enggak ada deadline, yang penting tuntas dulu (penyelidikannya)," ungkap Bhakti.
Sementara itu, Sekretaris Disperkimtan Kota Bekasi, Imas Asiah mengaku tidak menahu soal skandal korupsi pembangunan Mako Satpol PP Kota Bekasi yang dalam penanganan Polda Metro Jaya.
"Kalau masalah Mako (Satpol PP Kota Bekasi) aku enggak tahu permasalahannya," singkat Imas.
Baca Juga: Ogah Berpisah sama Selingkuhan, Video ML Guru Berhijab Sengaja Disebar
Diketahui, dugaan korupsi pembangunan Mako Satpol PP Kota Bekasi itu di dalami setelah ada laporan dari masyarakat. Oleh Polda Mertro Jaya, kasusnya dikembangkan hingga masuk dalam penyelidikan.
Proyek pembangunan Mako Satpol PP merupakan proyek multi years dimulai sejak 2017. Dana yang dianggarkan untuk pembangunannya adalah sebesar Rp 67,5 miliyar dari APBD Kota Bekasi.
Pada anggaran Tahun Jamak, Pemerintah Kota Bekasi membangun belasan proyek yang menelan biaya hingga Rp 1 triliyun. Selain pembangunan gedung, anggaran jumbo itu di gelontorkan untuk pembangunan jalan dan polder air yang diusulkan langsung oleh pemerintah Kota Bekasi pada tanggal 11 Maret 2017 silam.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Tag
Berita Terkait
-
PMJ Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Markas Sapol PP Kota Bekasi
-
10 Anak Jadi Korban, Begini Aksi Predator Incar ABG Lewat Modus Game Online
-
Dari Game Online, Pencabul Ini Bujuk Anak-anak Masturbasi Lewat Video Call
-
Diduga Korupsi, Anak Gubernur Banten Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri
-
Diperiksa Jadi Tersangka, Ahmad Fanani Belum Datang ke Polda Metro
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar
-
Inisiatif Berbasis Alam Ronny Lukito: Wujudkan Ekowisata Berkelanjutan dari Bandung Barat - Bogor
-
Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang
-
BRI Peduli Gelar BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, Berikan Pembekalan Kewirausahaan
-
Kabel Sinyal Whoosh Dicuri, Perjalanan Kereta Cepat Sempat Terganggu, 6 Orang Ditangkap