SuaraJabar.id - Setelah banjir menerjang Bekasi dua pekan lalu, Pemkota Bekasi mengidentifikasi beberapa ruas jalan di wilayahnya yang rusak akibat guyuran hujan maupun luapan banjir. Dari pendataan yang dilakukan, kerusakan jalan tersebar di 12 Kecamatan yang terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu rusak ringan, sedang hingga parah.
Salah satu titik kerusakan jalan tersebut berada di Jalan Joyo Martono, Kecamatan Bekasi Timur. Lokasi rusaknya jalan tersebut persis di depan Bekasi Trade Center (BTC). Jalan menuju pintu tol Bekasi Timur ini dalam kondisi rusak berat.
"Jalan rusak akibat banjir, sampai saat ini secara signifikan belum ada, hanya sifatnya yang berlubang terkelupas aspalnya," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana saat dihubungi pada Minggu (19/1/2020).
Menurutnya, data jalan rusak akibat banjir tersebut terdata sebanyak 10 titik. Jalan yang rusak tersebut meliputi ruas Jalan Joyomartono, Jalan Chairil Anwar, Jalan Ahmad Yani, Jalan Perjuangan, Jalan Perjuangan, Jalan Pejuang, Jalan Lingkar Utara, Jalan Siliwangi, Jalan Lingkar Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML).
Kemudian Jalan Lingkar Perumahan Kemang IFI, Jalan Lingkar Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) di Kecamatan Jatiasih. Ketiga lokasi ini memang jalanya rusak akibat diterjang banjir pada awal tahun ini.
"Sementara tujuh titik lainya kerusakanya disebabkan berbagai alasan mulai dari beban jalan, maupun karena intensitas hujan," jelasnya.
Arief menjelaskan, kebanyakan kerusakan itu berada di jalan protokol, beberapa ruas jalan itu juga menjadi penghubung antara Kota Bekasi dengan daerah lain. Seperti dengan DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi.
Arief mengatakan, perbaika jalan rusak akan segera diutamakan ditahun ini, karena khawatir membahayakan pengguna jalan. Sementara untuk status jalan provinsi seperti Jalan Siliwangi dan Jalan Joyomartono, pihaknya bakal menyurati Pemprov Jawa Barat maupun pemerintah pusat agar jalan tersebut segera diperbaiki.
"Kita minta bantuan perbaikan jalan di jalan dengan status provinsi dan jalan milik negara," ungkapnya.
Baca Juga: Hallo Warga Bekasi, Waspada Banjir Lagi Sampai Maret 2020
Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam (DBMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto mengatakan, kerusakan jalan tersebut bukan semata-mata akibat diterjang banjir. Melainkan intensitas hujan yang mengguyur Bekasi belakangan ini membuat sejumlah jalan mengalami kerusakan. Kondisi jalan berlubang itu terjadi hingga merata di Kota Bekasi.
Saat ini, kata dia, pemerintah sedang melakukan pendataan dan akan dilakukan penangan dijalan berlubang tersebut. Misalnya, di ruas jalan protokol bisa ditemukan di Jalan Chairil Anwar dan Jalan Joyomartono, kerusakan rata-rata ditimbulkan karena tergenang air hujan dan beban jalan karena sering dilintasi kendaraan berat.
Alhasil, permukaan menjadi tidak rata dan menimbulkan lubang antara 10-20 centimeter. Akibatnya, jalan berlubang itu sangat membahayakan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
Alasan lainya, jalan di Kota Bekasi yang terus mengalami kerusakan disebabkan kemiringan tanah dari bibir pantai hingga Kota Bekasi hanya dua derajat. Dengan kemiringan itu membuat wilayahnya menjadi rawan banjir. Ditambah mayoritas jalan didominasi oleh jalan aspal yang akan mudah rusak jika sering terendam air.
"Itu sebabnya, ketika satu titik diperbaiki, akan muncul kerusakan di titik lain terutama saat musim hujan seperti saat ini,” jelasnya.
Untuk itu, kata dia, pemerintah sedang mencari metode perbaikan dan menyiapkan perbaikan menyeluruh setelah memasuki musim kemarau mendatang. Karena perbaikan sangat efektif saat tidak hujan.
Berita Terkait
-
Hallo Warga Bekasi, Waspada Banjir Lagi Sampai Maret 2020
-
Pasca Banjir Besar, Status Bencana di Bekasi Turun Rabu Ini
-
173 Titik Jalan Jakarta Rusak karena Banjir, Pemprov DKI: Sudah Diperbaiki
-
KP2C Beri Rekomendasi untuk Pemerintah Atasi Banjir di Bogor dan Bekasi
-
DPRD Bekasi Pertanyakan Alokasi Dana Tak Terduga Disdik Capai Rp 9,9 Miliar
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
KDM Buka Suara Soal Bandara Husein, Peluang Dibuka Kembali Sangat Besar
-
Bukan Sekadar Lulus: Letkol Teddy Sabet Penghargaan Karya Terbaik di Seskoad
-
Dadan Hindayana Dijemput Kejagung? Rumahnya di Bogor Sepi, Ini Kata Tetangga
-
6 Fakta Proyek Jalan Tambang Bogor Barat di Tengah Evaluasi Pemprov Jabar