SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui sempat mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor pada Senin (3/2/2020) lalu.
Namun di sela kunjungan tersebut, ternyata menyimpan kisah haru yang dialami oleh bocah laki-laki bernama Arjuna Akbar berusia 4 tahun yang sedang sakit.
Kisah itu berawal saat Arjuna mendapat kabar, jika Jokowi akan berkunjung ke Sukajaya pada Senin (3/2/2020). Ketika itu, Arjuna minta kepada ayahnya, Hamdani, untuk bisa bertemu dengan Jokowi.
Di tengah kondisi cuaca gerimis, perlahan Hamdani menggendong putranya itu menuju lokasi kunjungan Jokowi. Akhirnya, mereka pun dapat bertemu langsung dengan mantan gubernur DKI Jakarta itu.
"Digendong ke sana. Sempat salaman sama Pak Jokowi, Arjuna disuruh (salaman) enggak mau," kata salah satu warga Ujang saat ditemui Suara.com di RS Salak, Kota Bogor pada Kamis (6/2/2020).
Kemudian pada Selasa (4/2/2020), kondisi kesehatan Arjuna semakin lemah hingga tak sadarkan diri. Akhirnya, orangtua bocah itu meminta pertolongan kepada Ujang untuk membawa anaknya ke rumah sakit.
"Saya bawa ke RSUD Leuwiliang kondisinya sudah enggak sadar, ternyata koma. Lalu ada orang yang bilang kalau Pak Jokowi lagi nyari anak dalam foto lagi digendong. Ternyata itu Arjuna," katanya.
Kemudian, tambah Ujang, Arjuna langsung dirujuk ke RS Salak Kota Bogor dan langsung menjalani perawatan di ruang HCU. Sang ibu, Santika kini juga sedang dirawat karena kondisinya lemah.
"Ini sekarang lagi di ruang sana (HCU) sambil dipakaikan peralatan medis gitu lah. Kondisinya enggak sadar, cuma bernafas aja dari semalam ditangani. Kalau ibunya kemarin masih kuat, tapi semalam kondisinya lemas jadi juga dirawat," katanya.
Baca Juga: Pekan Ini, Bupati Bogor Janji Buka Akses yang Tertutup Longsor di Sukajaya
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Pekan Ini, Bupati Bogor Janji Buka Akses yang Tertutup Longsor di Sukajaya
-
Bupati Bogor Tunjuk Dandim 0621 Pegang Komando Penanganan Bencana Sukajaya
-
Akan Melahirkan, Warga Korban Longsor Sukajaya Dievakuasi Helikopter TNI AU
-
Akses Beberapa Desa Terisolasi Akibat Longsor di Sukajaya Mulai Terbuka
-
Menteri PUPR Terjunkan 13 Alat Berat Buka Jalan Karena Longsor di Sukajaya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa