SuaraJabar.id - Kelompok perdukunan pimpinan Asep Rizky (36), warga Cianjur yang menghabisi nyawa Yahya Ali Wafa (43), warga Tangerang, Provinsi Banten, mengandalkan dua taring binatang buas jenis babi untuk praktik perdukunannya.
Kepada Ayotasik.com--jaringan Suara.com, Asep mengaku mendapatkan dua taring babi itu dari wilayah Sumatra. Taring babi itu merupakan salah satu syarat ritual untuk mendapatkan kekayaan.
"Itu taring babi hutan pak, untuk syarat saja saat ritual. Saya dapat dari Sumatra," kata Asep, Jumat (7/2/2020).
Asep menambahkan, dalam ritual untuk mendapatkan kekayaan itu, dua taring babi dipadukan dengan dupa dan sejumlah syarat lainnya.
"Biasa ritual seperti itu ada dupa pak, sambil baca mantra-mantra. Kapok saya sekarang pak kalau sudah begini," kata Asep.
Asep dan temannya yang lain yakni Asep permana (56), Ade Komala (27), Hapid (40), dan Janar (50) Warga Tengerang, terpaksa harus menginap di balik jeruji besi karena menghabisi nyawa Yahya dengan bantuan racun ikan atau portas.
Akibat perbutannya itu, mereka dijerat pasal 340 KUHP dan 304 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara dan 9 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Gegara Komentar Tato, Yahya Dibunuh Dukun saat Ritual di Pantai Selatan
-
Dicekik Pakai Kain Lalu Dikubur, Sri Sempat Keloni Mayat Bayinya di Kamar
-
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Bersimpuh di Kaki Ibunya
-
Rektor UI Berharap Kasus Kematian Akseyna Bisa Terungkap
-
5 Tahun Kematian Akseyna, Keluarga: Ada Foto Pria Misterius di Danau UI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok
-
Saat Berbagi Jadi Gaya Hidup: Donasi Buku Jadi Tren Positif Warga Urban
-
BRI Apresiasi Kerja Sama Global Pegadaian-SMBC untuk Perluas Pembiayaan dan Pemberdayaan
-
Sentuh Hati Masyarakat, Lapas Cibinong Hadirkan Bantuan Sosial di Momen Hari Bakti Pemasyarakatan