SuaraJabar.id - Banjir berketinggian satu meter masih merendam Perumahan Bumi Nasio Indah, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi hingga Rabu (26/2/2020) siang. Meski begitu, warga yang bertahan di rumahnya membutuhkan bala bantuan berupa makanan.
Seorang ibu rumah tangga di Perum Bumi Nasio Indah, Meidian (36) mengatakan, sampai hari ini belum ada bantuan dari pemerintah berupa makanan. Karenanya, ia meminta agar pemerintah setempat dapat memerhatikan warganya yang tertimpa musibah.
"Belum ada bantuan, kami yang bertahan di rumah ya makan seadanya saja, yang ada di kulkas. Paling mie instan ya, kalau mau nasi ya beli dulu keluar naik perahu," ujar ibu dengan tiga anak ini, Rabu (26/2/2020) di Perum Bumi Nasio Indah.
Ia mengaku, selama banjir ini perabotan di rumahnya sudah dievakuasi ke lantai dua. Proses evakuasi itu dilakukannya bersama sang suami dengan memindahkan barang-barang ke lantai dua rumahnya.
Baca Juga: 5 Orang Tewas Selama 2 Hari Banjir di Jakarta, Tangerang dan Bekasi
"Kalau kendaraan ada di belakang, di sana ada rumah warga yang lebih tinggi. Dan semua warga di sini mengevakuasi kendaraan (mobil-motor) di sana," katanya.
Selama banjir kali ini, ia mengaku aktivitasnya terganggu. Dua anaknya yang duduk di bangku sekolah dasar terpaksa tak bersekolah akibat musibah banjir.
"Kalau bisa suplai makanan, atau buat dapur umum di depan. Kami tidak minta macam-macam apalagi ganti rugi, minimal pemerintah perhatikan mengirim bantuan makanan terutama," katanya.
Untuk diektahui, Wakil Ketua Satuan Tugas BPBD Kota Bekasi Karsono memastikan, pihaknya akan siaga di Perum Bumi Nasio Indah sampai debit air surut. Sejauh ini, pihaknya hanya dapat membantu warga dengan menyediakan perahu karet.
"Jadi yang bertahan di rumah apabila ingin keluar rumah itu langsung menghubungi petugas, kami jemput dengan perahu karet," katanya, Rabu (26/2/2020).
Baca Juga: Curhatan Warga Bekasi, Servis Mobil Rp 10 Juta karena Terendam Banjir
Karsono menjelaskan, pada hari kedua ini, tinggi air yang masih cukup parah berada di Perumahan Bumi Nasio. Air masih bertahan hingga ketinggian satu meter. Sementara perumahan lain yang masih digenangi banjir berangsur surut.
Berita Terkait
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar