SuaraJabar.id - IR, perempuan yang bekerja sebagai pekerja seks komersial di Kabupaten Subang, Jawa Barat, ditemukan tewas telanjang dan bersimbah darah, di dalam warung remang-remang.
Belakangan diketahui, perempuan berusia 42 tahun itu dibunuh oleh pelanggannya berinisial AS (33).
Pembunuhan itu terjadi di warung Jalan Lima, Kampung Mulyasari, Desa Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi, Selasa (18/2). Saat ditemukan, posisi mayat korban bugil serta tangan diikat ke belakang.
Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Teddy Fafani, Minggu (8/3/2020), mengungkapkan AS membunuh IR karena sakit hati diejek.
Teddy menuturkan, AS mengklaim dirinya diejek IR karena terlalu cepat orgasme saat diberikan pelayanan seksual.
“Pelaku katanya sakit hati, ‘mainnya’ terlalu cepat. Korban, kata pelaku, mengece-ece dirinya. Pelaku juga mengakui dia diberi servis gratis oleh korban,” kata Teddy seperti diberitakan Solopos.com—jaringan Suara.com.
Ia menuturkan, setelah berhubungan badan, IR menghina AS karena terlalu cepat orgasme di atas ranjang.
Karena diejek, AS lantas membekap korban memakai bantal hingga kehabisan napas dan meninggal dunia.
Setelah menghabisi nyawa korban, AS mengambil telepon genggam milik IR sebelum melarikan diri.
Baca Juga: PSK Tewas Bersimbah Darah di Hotel Sleman, Pelaku Terekam CCTV
Setelah mendapat laporan terdapat mayat diduga dibunuh, Kasatreskrim Ajun Komisaris Deden A Yani memimpin anak buahnya untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Berdasarkan jejak terakhir, AS diketahui melarikan diri menggunakan bus ke Kota Bandung, Jabar.
“Pelaku kami tangkap di kantor agen bus Jalan Cilameri, masih di Subang, Jumat (28/2),” kata Teddy.
Tag
Berita Terkait
-
Protes Pelanggannya Main Tidak Tahan Lama, PSK di Subang Tewas Dibunuh
-
Banjir Terjang Ribuan Rumah di Subang, 2.819 Orang Mengungsi
-
Banjir Bandang Terjang Subang, Ribuan Warga Mengungsi
-
Korban Tewas Bus Maut Subang Bertambah, Dinkes: Alami Pendarahan di Kepala
-
Sebanyak 4 Korban Kecelakaan Bus Maut di Subang Menjalani Operasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya